Selasa, 25 Juni 2019 08:19

PT MUP Mendadak Tolak Beli, TBS Sawit Warga Langgam Membusuk

Petani di Langgam mendapat masalah serius. Banyak TBS kelapa sawit membusuk akibat PT MUP mendadak menolak membeli hasil kebun mereka.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Masyarakat desa Gondai dan Penarikan kecamatan Langgam dibuat tak tenang oleh sikap manajemen PT Mitra Unggulan Perkasa (MUP). Pasalnya, saat ini grup perusahaan Asian Agri tersebut tidak lagi mau membeli Tandan Buah Segar (TBS) dari luar.

Padahal, keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT MUP ini, beroperasi di desa Penarikan. Akibat dari kejadian ini, membikin TBS milik masyarakat terlantar dan membusuk dan tidak tahu mau dijual kemana.

"Sebelumnya, tak ada masalah, tapi tiba-tiba akhir-akhir ini manajemen PT MUP tidak mau membeli buah sawit dari luar, termasuk TBS berasal dari kebun masyarakat di desa Gondai dan Penarikan," terang Yendrianto, tokoh pemuda desa Gondai kecamatan Gondai, Selasa (25/6/19).

Imbas dari kebijakan ini, kata Yendrianto, membuat masyarakat menderita. Ekonomi masyarakat saat ini sebutnya, terancam.

"Banyak buah masyarakat terlantar dan busuk, padahal ini salah satu mata pencarian masyakarakat untuk membiayai kebutuhan," bebernya.

Apalagi sambungnya, sehabis lebaran tahun ini kebutuhan masyarakat meningkat, ditambah lagi pada saat bersamaan disambut dengan dengan tahun ajaran baru sekolah. Biaya kebutuhan hidup kian meningkat.

"Bayangkan, betapa menderitanya, masyarakat lantaran sawit mereka tidak bisa dijual," tandasnya.

Riauterkini.com sudah menghubungi Humas PT MUP merangkap Humas Asiian Agri Grup, Taufik melalui pesan WhattssApp, terkait kebijakan perusahaan tidak mau membeli TBS dari luar. Hanya saja hingga berita ini, diposting yang bersangkutan tidak memberikan jawaban.***(feb


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang