Kamis, 20 Juni 2019 08:11

HUT 235 Pekanbaru, Gubri dan Walikota Bersama Ribuan Pegawai Bersiap Bersih-bersih Sungai Siak

Gubri dan walikota bersama ribuan pegawai bersiap melakukan aksi bersih-bersih Sungai Siak. Kegiatan sempena HUT 235 Kota Pekanbaru.

Riauterkini - PEKANBARU - Semarak Hari Jadi Pekanbaru ke 235, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko)  Pekanbaru akan melaksanakan Aksi Bersih Sungai Siak, Kamis (20/6/2019), dimulai pukul 7.30 WIB mendatang di tepian Sungai Siak.

Rencana aksi bersih ini dimulai dari Masjid Nurul Iman, hingga Rumah Singgah Tuan Kadi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas PUPR, Indra Pomi Nasution kepada Riauterkini.com.

Dijelaskan Indra, Dalam aksi bersih nantinya, berbagai elemen akan dilibatkan. Aksi bersih nantinya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Bapak Syamsuar.

" Gubernur Riau bersama Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT akan melakukan patroli aksi bersih Sungai  Siak di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu," jelasnya.

Selain Gubernur Riau dan Wali Kota, aksi bersih sungai juga melibatkan seluruh instansi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru, Balai Wilayah Sungai Sumatera III, BKSDA, BPBD, Basarnas, Kodim 0301 Pekanbaru, Koramil 03/Senapelan, Polresta Pekanbaru, Polsek Senapelan, dan berbagai elemen masyarakat.

"Aksi bersih sungai Siak ini bukan hanya seremonial belaka, namun diharapkan melalui aksi yang telah dilakukan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat Pekanbaru khususnya di sepanjang tepian Sungai Siak agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menimbulkan budaya bersih sungai Siak, " ujarnya lagi.

Untuk itu, sangat diharapkan partisipasi aktif tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mensukseskan aksi bersih sungai Siak ini.

Sebagai informasi tambahan, Sungai Siak adalah sungai yang memiliki fungsi strategis bagi Pekanbaru. Diketahui, Sungai Siak saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Sungai Siak merupakan sungai yang paling dalam di Indonesia, namun Daerah Aliran Sungai (DAS) Siak saat ini termasuk DAS kritis, kawasan rawan bencana banjir dan longsor, erosi, dan pendangkalan, serta terjadi berbagai macam pencemaran.

Salah satu yang mencemari Sungai Siak adalah sampah (organik dan non organik) serta tumbuhan air (gulma) seperti eceng gondok. (dan)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang