Rabu, 19 Juni 2019 18:08

Kabur Berhasil Ditangkap, Tiga Napi Diserahkan Polres Bengkalis ke Lapas Kerinci, Jambi

Tiga napi Rutan Kelas II B Sungai Penuh kabur yang berhasil ditangkap Polres Bengkalis diserahkan ke Kerinci, Jambi. Tiga warga binaan yang diserahkan dalam keadaan sehat, meskipun satu sempat ditembak.

Riauterkini-BENGKALIS- Tiga Warga Binaan Rutan Kelas II B Sungai Penuh Provinsi Jambi yang berhasil diamankan Polres Bengkalis beberapa waktu lalu diserahkan Satreskrim Polres Bengkalis kepada Lapas Kerinci dan di dampingi Polres Kerinci, Rabu (19/5/19) siang.

Penyerahan tiga warga binaan kasus Narkoba tersebut dipimpin langsung Kanit PPA Satreskrim Polres Bengkalis Ipda Fauzi SIK. "Penyerahan langsung kita lakukan tadi siang di Polres Bengkalis," kata Ipda Fauzi.

Tiga warga binaan yang diserahkan dalam keadaan sehat, meskipun satu diantaranya sempat ditembak di paha kanan karena mencoba melawan ketika akan ditangkap.

"Ketiganya dalam keadaan sehat, termasuk satu diantaranya yang kita tindak tegas terukur beberapa waktu lalu saat penangkapan. Dan mereka langsung dibawa ke Jambi," terangnya.

Seperti diketahui, Polres Bengkalis menangkap tiga orang dari empat orang diduga warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sungai Penuh Provinsi Jambi yang kabur dari Rutan beberapa waktu lalu. Penangkapan dilakukan di wilayah hukum Polres Bengkalis, Senin (17/6/19) petang lalu.

Penangkapan dilakukan Satreskirm Polres Bengkalis dengan mengerahkan sebanyak sepuluh orang personil, dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan dan Kasat Narkoba AKP Syahrizal.

Tiga orang yang diamankan diantaranya Syafrizal alias Sapri bin Manarudin (37) merupakan warga binaan perkara narkotika Rutan Sungai Penuh, dengan masa hukuman 9 tahun penjara. Syafrizal dilumpuhkan petugas dibagian kaki karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas.

Kemudian Mike Putra Wijaya bin Zulhari Rusan (37) warga binaan perkara narkotika Rutan Sungai Penuh, dengan hukuman 6 tahun 8 bulan. Serta Rahmat Dani bin Samsu (24) warga binaan Rutan Sungai Penuh, perkara narkotika masa hukuman 5 tahun, 6 bulan.

DPO ini diketahui melarikan diri pada Senin pekan lalu sekitar pukul 12.45 WIB siang. Mereka melarikan diri dari Rutan dengan cara membobol salah satu tembok saluran air. Kemudian setelah berhasil keluar dari ruang sel kembali merusak pos pintu penjagaan bagian belakang.***(dik)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang