Senin, 17 Juni 2019 20:21

Polres Dumai Tangkap Dua Bandar Sabu 1 Kilogram Asal Bengkalis

Jajaran Polres Dumai berhasil tangkap dua bandar narkoba jenis sabu. Pelaku dibekuk saat akan transaksi di sebuah rumah makan.

Riauterkini-DUMAI- Dua orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu berhasil dibekuk tim Satres Narkoba Polres Dumai saat akan transaksi di dalam rumah makan cepat saji CFC di Jalan Sultan Sfarif Kasim, Kecamatan Dumai Kota.

Kedua tersangka berinisial Na (33) dan Ja (57) warga Jalan Dusun II, Pangkalan Nyerih, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, diamankan, Jumat (14/6/19) lalu bersama barang bukti 1 Kilogram sabu terbungkus teh asal Cina.

"Tersangka kita amankan saat menunggu pembeli didalam CFC, bersama 2 tersangka kita amankan bersama barang bukti 1,1 KG sabu-sabu," ujar Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan, Senin (17/6/19).

Dikatakannya, penangkapan bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan akan terjadi transaksi sabu-sabu ditempat kejadian perkara dan atas laporan tersebut tim langsung melakukan penyelidikan dan menangkap kedua tersangka.

"Sebulan yang lalu kita sempat mendapat informasi tentang keberadaan tersangka yang hendak melakukan transaksi sabu, namun setelah kita lakukan upaya penangkapan tersangka berhasil kabur," kata Restika.

Ditambahkan Restika, dalam proses penangkapan tersangka sempat melakukan perlawanan dan berusaha kabur dari tangkapan petugas sampai ke luar toko dan sempat menghebohkan warga yang melintas di lokasi kejadian.

"Dari pengakuan tersangka barang haram seberat 1 KG itu rencananya akan dijual kepada pembeli di Dumai dengan harga Rp450 juta. Dimana dari hasil penjualan tersangka NA akan mendapatkan uang hasil penjualan sebesar Rp15 juta dan tersangka Ja akan mendapatkan bagian sebesar Rp20 juta," tambahnya.

Untuk asal barang tersebut, Kapolres Dumai belum bisa memberikan keterangan karena tersangka belum mau mengakui asal barang. Sementara untuk peran masing-masing tersangka, Na berperan menjemput sabu dan Ja mengantarkan Na.

"Kedua tersangka akan kita jerat dengan pasal 112 junto 114 Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," pungkasnya.*(had)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang