Jum’at, 14 Juni 2019 14:32

Gerebek Rumah di Delima Pekanbaru, Polisi Ringkus Kurir Sabu dan Ekstasi Jaringan Malaysia

Diduga sering dijadikan 'markas' peredaran dan transaksi sabu-sabu serta ekstasi, sebuah rumah di Jalan Bunga Tanjung, Perum Pondok Ratu, Blok H No 07, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan Pekanbaru, digerebek tim Opsnal Polsek Senapelan. Seorang terduga kurir berhasil ditangkap.

Riauterkini-PEKANBARU-Diduga sering dijadikan 'markas' peredaran dan transaksi sabu-sabu serta ekstasi, sebuah rumah di Jalan Bunga Tanjung, Perum Pondok Ratu, Blok H, No 07, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan Pekanbaru, jadi sasaran penggerebekan tim Opsnal Polsek Senapelan. Di lokasi tersebut, polisi pun meringkus seorang pria, Yulismi Hendri (37) yang merupakan kurir sabu dan ekstasi jaringan Negeri Jiran, Malaysia.

Menurut Kapolsek Senapelan, Kompol Kari Amsah Ritonga, selain menangkap satu orang tersangka, di TKP polisi juga mengamankan barang bukti 2 bungkus plastik teh Cina merk Guanyiwang warna hijau kuning berisikan 4.785 butir pil ekstasi berwarna kuning bermotif minion, satu bungkus plastik warna perak yang berisikan 2.640 butir pil ekstasi warna kuning motif boneka minion. Ada pula 1 bungkus plastik teh Cina merk Guanyiwang warna hijau yang berisikan sabu-sabu seberat 454 gram. Lalu satu unit handphone Samsung milik tersangka, sebuah ember serta sebuah kaleng cat.

"Pengakuan tersangka, narkoba (sabu dan ekstasi) itu didapatnya dari seorang pria yang tak dikenalnya, tapi tersangka tahu pria tersebut adalah orang suruhan dari, Sl warga negara Malaysia. Tersangka menjemput barang haram tersebut di sebuah SPBU di Jalan Sigunggung, Payung Sekaki pada 10 Mei bulan lalu," ujarnya disela ekpose tersangka dan barang bukti, Jum'at (14/06/19).

Mantan Kapolsek Tampan ini menjelaskan, penggerebekan terhadap tersangka itu sendiri dilakukan pihaknya pada Jum'at (31/05/19) pukul 17.30 WIB akhir bulan lalu. Pihaknya mendapatkan informasi terpercaya bahwa kediaman tersangka di TKP sering menjadi lokasi transaksi narkoba. Dari informasi situlah, timnya kemudian bergerak ke lokasi hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka dan mengamankan barang bukti berupa ekstasi dan sabu-sabu.

"Dari hasil pemeriksaan kita, tersangka ini kurir sekaligus pengedar. Diduga kuat jaringan Malaysia karena tersangka melakukan pekerjaannya itu atas suruhan WN Malaysia," sebutnya.

Terhadap tersangka, sambung Kapolsek, atas perbuatannya yang bersangkutan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

"Barang haram tersebut rencananya memang akan diedarkan di Pekanbaru dan sekitarnya. Kita masih kembangkan lagi (penyidikan), untuk mencari tahu jaringannya lain," tutupnya.*(gas)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang