Rabu, 12 Juni 2019 13:51

Aghi Ghayo Onam Diwarnai Hujan, Ribuan Warga Tetap Ziarahi Kuburan dan Silaturahmi

Meskipun hujan mengguyur wilayah Kabupaten Kampar, namun tak menyurutkan langkah ribuan masyarakat Bangkinang sekitarnya untuk melakukan ziarah ke kuburan sanak saudara pada hari raya enam atau sering disebut aghi ghayo onam.

Riauterkini BANGKINANG - Meskipun hujan mengguyur wilayah Kabupaten Kampar, namun tak menyurutkan langkah ribuan masyarakat Bangkinang sekitarnya untuk melakukan ziarah ke kuburan sanak saudara pada hari raya enam atau sering disebut aghi ghayo onam yang jatuh pada hari ini, Rabu (12/6/2019).

Namun suasana tahun ini cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena wilayah Bangkinang atau Bangkinang seberang sekitarnya yang melaksanakan tradisi ghayo onam diguyur hujan sejak malam hingga pagi sehingga pada Rabu pagi jalanan tidak terlalu dipadati masyarakat yang berjalan kaki menuju kuburan sanak saudara dan sekaligus bersilaturahmi dengan sanak keluarga.

Ziarah kubur setelah melaksanakan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal ini telah menjadi tradisi di daerah Kecamatan Bangkinang sekitarnya. Tradisi ini mendapat perhatian tidak hanya masyarakat setempat namun juga dari masyarakat dari luar daerah. Selain itu juga mendapat perhatian dari pejabat di Riau dan Kabupaten Kampar. Hari ini ghayo onam kembali dihadiri Gubernur Riau. Gubernur Riau H Syamsuar tampak didampingi Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar H Yusri, forum komunikasi pimpinan daerah Kampar, tokoh masyarakat Kampar, tokoh agama, tokoh adat dan lainnya.

Dari pantauan, hujan dengan intensitas sedang yang terjadi sejak malam hingga pagi membuat suasana di jalan-jalan di daerah Bangkinang seberang seperti Desa Muara Uwai, Desa Binuang, Desa Pulau Lawas, Kelurahan Pulau, Kelurahan Pasir Sialang dan Desa Sipungguk Kecamatan Salo tak terlalu dipadati masyarakat seperti tahun-tahun sebelumnya. Sekira pukul 08.00 WIB banyak masyarakat yang berhenti berteduh di depan rumah warga . Namun sekira pukul 08.45 hujan mulai reda, masyarakat pun mulai tampak hilir mudik menuju kuburan sanak kekuarga maupun tokoh masyarakat guna melakukan ziarah.

Beberapa tempat pemakaman tampak ramai dikunjungi masyarakat seperti makam Datuk Tabano di Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang.*(man)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang