Senin, 10 Juni 2019 14:46

Pasca Dikandangkan Selama Libur Lebaran,
Gubri: Silakan Ambil Kembali Mobdinnya, Jangan Lupa Bayar Pajak Dulu

Para pejabat Pemprov Riau dipersilakan mengambil kembali mobil dinas yang sempat dikandangkan selama libur Lebaran. Syaratnya, sertakan bukti pembayaran pajaknya.

Riauterkini - PEKANBARU - Hari ini, mobil dinas (Mobdin) pejabat di lingkungan Pemprov Riau sudah boleh diambil kembali, setelah sempat dikandangkan di belakang Gedung Daerah, karena adanya pelarangan membawa mudik mobdin selama cuti lebaran.

Namun pengambilan mobil berplat merah tersebut harus disertai bukti pembayaran pajak. Jika tidak, maka pejabat terkait terlebih dahulu diminta melunasi pajak.

"Untuk mobil dinas hari ini sudah bisa diambil dengan syarat sudah membayar pajaknya," kata Gubernur Riau H Syamsuar, Senin (10/6/19).

Menurut orang nomor satu di Riau ini diduga ada beberapa pejabat kendaraan mobdinnya dalam kondisi mati pajak. Hal ini menurut Syamsuar sebagai aparatur pemerintah, tidak memberikan contoh kepada masyarakat.

"Diduga masih ada kendaraan dinas yang belum membayar pajaknya. Seharusnya ini tidak boleh terjadi, karena yang namanya pegawai pemerintah harusnya taat dan bisa memberikan contoh," ungkap Syamsuar.

Saat ditanya berapa mobdin yang pajaknya belum dibayarkan oleh pejabat terkait, Syamsuar belum memastikan. Namun yang jelas menurutnya pembayaran pajak kendaraan mobdin, tidak boleh diabaikan.

Berapa jumlahnya saya tidak tahu, makanya saya minta dicek lagi. Jadi saya pinta sama Bapenda, agar melakukan pengecekan siapa saja pengguna mobil dinas yang belum membayar pajak," ungkap Gubri.

Selain itu, diketahui juga masih ada 100 lebih kendaraan mobdin yang belum berhasil dikandangkan. Diduga, sebagian besar mobdin masih dikuasai mantan pejabat dan yang sudah pensiun. Berapa kongkritnya dan siapa saja mantan pejabat yang dimaksud masih didata oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau.

"Sebanyak 100 orang diduga belum mengembalikan kendaraan dinasnya. Diantaranya, pindah atau tak sudah pensiun. Karena itu kami bersama pak Edy nanti akan memanggil satu persatu nama-nama mereka yang masih menguasai mobil dinas tersebut," ungkap Syamsuar lagi.*(mok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang