Sabtu, 1 Juni 2019 11:11

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Bengkalis Berlangsung Hikmat

Digelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Bengkalis. Prosesinya berlangsung hikmat.

Riauterkini-BENGKALIS- Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2019 digelar Sabtu (1/6/19) pagi berlangsung hikmat.

Berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bengkalis, Jalan Pertanian, Bengkalis bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K dan Komandan Upacara Iptu Kasmandar Subekti. Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis H. Bustami HY, dan sejumlah pimpinan dan seribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis serta sejumlah organisasi kepemudaan (OKP).

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto kesempatan ini membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Idelogi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Isi dari amanat tersebut antara lain, sebagai negara bangsa yang inklusif dan tidak chauvisi diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Maksudnya keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun "Tamansari Kebudayaan" yang memungkinkan semua mahkluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat. Indonesia untuk kita semua dan Pancasila adalah rumah kita semua. 

"Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang menimbulkan ketakutan. Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa dengan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur," ungkapnya.

Melalui Peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi "politik harapan" dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semua harus terus-menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia.

"Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila," tutupnya.

Kapolres juga menambahkan, disadari bahwa negara ini terdiri dari berbagai suku, agama, etnis dan ras. Salah satu pemersatunya adalah Pancasila.

"Diharapkan dihayati dan diamalkan untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa," imbuhnya.***(dik)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang