Senin, 27 Mei 2019 18:13

Peringkat Hasil UN SMP/MTs Kuansing Meningkat

Pemkab Kuansing apresiasi kinerja para pendidik. Peringkat hasil ujian tingkat SMP dan MTs sederajat meningkat dari tahun sebelumnya.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, patut berbangga dan memberikan apresiasi pada guru dan para siswa atas keberhasilan posisi kedua hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs kabupaten/kota Se Provinsi Riau.

Tahun ini rangking Kuansing, meningkat secara signifikan dibandingkan tahun lalu, karena berada diperingkat terakhir. Capaiannya pun terbilang cukup gemilang, dimana hanya selisih 2,5 poin dari Kota Pekanbaru, sebagai peringkat pertama.
Hasil yang membanggakan ini, disambut baik Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kuansing beserta jajarannya termasuk para guru di Kuansing.

"Peringkat kedua yang di raih Kuansing, se-Riau ini atas hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs ini, kita ucapkan syukur," ujar Kadis Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kuansing, Jupirman, S.Pdi, Senin (27/5/2019) di Kantornya.

Capaian ini menurut Jupriman, merupakan keberhasilan semua unsur pendidikan, mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas, Dinas Pendidikan hingga Pemkab Kuansing.

"Seluruh unsur pendidikan mempunyai peran. Pihak Kecamatan berkontribusi melalui MKKS SMP. Tak hanya itu, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) juga jalan," jelasnya.

Selain dukungan berbagai pihak, pencapaian ini juga tak terlepas dari try out kepada para siswa. Dalam try out itu siswa diberikan kisi-kisi UN untuk dibahas.

"Selain kita, sekolah juga menggelar try out melalui dana BOS yang dikomandoi MKKS SMP," beber Jupirman.

Jupirman, selaku Kadis menyampikan rasa terimakasih kepada seluruh jajaran dinas pendidikan, pihak sekolah, wali murid dan siswa yang telah bekerja keras selama mensukseskan UN. Dan minta agar dipertahankan.

"Yang terpenting juga bukan hanya hasil UN, namun bagaimana lulusan SMP Kita benar-benar dapat bersaing," harapnya.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kuansing Masrul Hakim, menyebutkan keberhasilan ini meurutnya tak terlepas dari dukungan anggaran dari Pemkab Kuansing.

"1,2 miliar dukungan anggaran diberikan untuk pelatihan guru dan tryout. Tahun sebelumnya, anggaran masih minim," ungkapnya.

Selain itu, di tahun 2018 lalu Dinas Pendidikan Kuansing, menurutnya juga menjalin MoU dengan Fkip Unri, terkait pelatihan guru pelajaran. Dengan memberikan pelatihan kepada 80 guru mata pelajaran yang di-UN-kan.

Masrul, menyebutkan pihaknya sudah empat kali menggelar try out kepada para siswa. Pemkab Kuansing, melaksanakan dua kali, Sekolah juga dua kali melalui dana BOS.

"Les mata pelajaran UN biasa nya sore hari, kita pindah ke pagi hari. Dengan begitu daya serap siswa lebih bagus. Sehingga prestasi bisa naik," pungkasnya.*** (Jok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang