Ahad, 26 Mei 2019 15:10

Jelang Lebaran,
Kalangan di Bengkalis Desak Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Poros

Mengantisipasi peningkatan arus mudik saat Lebaran Idul Fitri nanti, warga mendesak Pemprov Riau memperbaiki jalan poros di ruas Sei Pakning-Dumai sepanjang 3 km.

Riauterkini-BENGKALIS- Sejumlah kalangan di Bengkalis mendesak agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera melakukan upaya perbaikan sejumlah jalan poros provinsi yang saat ini masih mengalami kerusakan. Apalagi akan menghadapi lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 M, dan arus mudik maupun balik pengguna jalan akan semakin tinggi.

Seperti kondisi Jalan Poros Provinsi Riau Sei. Pakning-Dumai sepanjang sekitar 3 kilometer (Km). Kerusakan cukup parah, lobang-lobang menganga besar serta dalam, sangat berbahaya bagi masyarakat yang melintasi jalan.

Hal itu diungkapkan Direktur BAK Lipun Bengkalis, Abdul Rahman Siregar. Agar Pemprov Riau kepemimpinan H. Syamsuar segera menindaklanjuti program nyata kepada masyarakat sebagaimana yang telah dijanjikan dalam kampanye.

"Kami meminta jangan berbicara tol dan tol, akan tetapi hendaknya visi dan misi sewaktu mencalonkan diri sebagai gubernur," ungkapnya, Ahad (26/5/19) siang.

Menurut pria yang akrab disapa Adul ini, BAK Lipun berkomitmen mendukung program pemerintah yang pro kepada rakyat. Terlebih lagi program yang sejalan dengan anti korupsi. Karena, rakyat tahu kebutuhan yang sangat vital, diantaranya adalah Jalan Poros Sei. Pakning-Dumai, yang ada di Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Bandar Laksamana.

"Jalan provinsi ini kondisinya sangat memprihatikan dan membahayakan pengguna jalan serta mengecewakan rakyat. Jalan yang dibangun sejak mantan Gubri Rusli Zaenal itu hingga saat ini belum diperbaiki secara baik dan tahan lama," katanya lagi.

Adul juga menyindir, Pemprov Riau jangan berdalih dengan pemerintahan yang baru menjadi alasan untuk menunda-nunda merealisasikan visi misi yang mementingkan kepentingan rakyat banyak.

Masyarakat sangat menyayangkan, kondisi badan jalan tersebut rusak dan semakin parah yang terjadi sejak sekitar setahun lalu. Dan hingga saat ini hanya terkesan dibiarkan begitu saja. Tidak hanya menghambat kelancaran arus lalu lintas, adanya kerusakan itu juga sangat berbahaya bagi pengguna jalan apalagi ketika melintas di malam hari.

"Sangat kita sayangkan, jalan kewenangan provinsi dan satu-satunya ke Dumai atau Pakning atau sebaliknya ini rusak parah seperti itu. Untuk melintasi harus ekstra hati-hati banyak lubang besar dan dalam. Dan jika hujan, lubang-lubang tertutup genangan air dan lebih berbahaya lagi kalau melintas pada malam hari, karena sepanjang jalan itu juga minim penerangan," ujar Alfan, seorang warga pengguna jalan beberapa waktu lalu.

Terkait dengan kerusakan cukup parah terhadap Jalan Poros Provinsi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkalis ternyata, setiap tahun juga telah mengusulkan peningkatan, namun belum memperoleh respon positif dari Pemprov Riau.

Sejak tahun anggaran 2019 PUPR mengusulkan pada 2018, sedangkan untuk tahun anggaran 2020 mengusulkan pada awal tahun 2019 lalu untuk sepanjang 3 Km.

Total anggaran yang diusulkan sekitar Rp22,674 miliar. Ini merupakan pengajuan untuk peningkatan tahun 2020 mendatang.***(dik)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang