Ahad, 26 Mei 2019 06:53

3500 Umat Buddha Hadiri Waisak Nasional di Candi Muara Takus

Sekitar 3500 umat buddha hadir dalam perayaan Waisak Nasional di Candi Muara Takus Kampar.

Riauterkini - PEKANBARU - Perayaan Waisak Nasional di Candi Nuara Takus hari ini di gelar. Diperkirakan 3500 umat buddha hadir dari berbagai daerah se-Nusantara.

Ketua DPP Majelis Buddhayana Indonesua (MBI), Upe Amin Untario menjelaskan saat ini sesikitnya ada 3500 unat yang hadir dalam gelaran ini. Ini hadir dari 27 provinsi seluruh Nusantara.

"Animo umat sangat bagus, bahkan datang dari berbagai daerah Indonesia. mukai dari Sunatera utara hingga Papua Barat," Katanya.

Perayaan secara nasional ini merupakan pertama kali dilaksanakam di candi tertua di Riau ini. Nanun, memang jika skala nasional gekaran ino telah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu.

"Ini perdana, biasanya kami laksanakan di Candi Sewu dan candi Muaro Jambi," Katanya.

Sementara, Y M Khemacaro Mahathera selaku Ketua DPP Sangga Agung Indonesia (Sagin)  menjelaskan selian memperingati hari tri suci Buddha. Gelaran ini juga upayanya mengangkat candi Muara Takus masuk dalam daftar warisan dunia.

"Ini menjadi upaya agar Candi Muara Takus menjadi situs warisan dunia" Katanya.

Terpilihnya Riau menjadi tuan rumah perayaan waisak nasional ini tak lepas dari kiprah Bumi Lancang Kuning selama ini. Sebelumnya di Riau sukses diselenggarakan Rakernas Nasional KBI beberapa waktu lalu.

"Dari situ kita memandang Riau memiliki potensi dan kemampuan yang cukup besar, bahkan masyarakatnya juga terkenal dengan toleransinya yang tinggi. Sehingga layak menjadi tuan rumah event skala nasional ini," Jelasnya.

 "Ada beberapa daerah yang diusulkan menjadi tuan rumah waisak nasional ini. Selain Riau ada Sumatera Utara dengan Candi Bahal, Jambi Sumatera Selatan dan Jawa Timur," Paparnya.

Perayaan ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Riau, Syamsuar dan Wakil Gubernur, Edy Natar beserta Forkompimda Riau dan Kampar. Hadir pula perwakilan Menteri Agama Dirjen Buddha, anggota BPIP Jimly Asshiddiqie. ***(rul)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang