Selasa, 21 Mei 2019 17:10

Kepung DPRD Riau, BEM Nusantara Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM Orde Baru

Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Riau datangi DPRD Riau. Massa yang tergabung dalam BEM Nusantara ini hadir menuntut penuntasan pelanggaran HAM pada orde baru yang belum terungkap.

Riauterkini - PEKANBARU - Membawa sejumlah tuntutan terkait peringatan 21 tahun reformasi yangvtepatvterjadi pada 21 Mei 2019 ini, BEM Nusantara geruduk DPRD Riau. Salah satu tuntutannya yakni oengusutan perkara oelanggaran HAM yangvterjadi pada masa orde baru.

Koordinator Umum, Yudi Utama Tarigan dalam orasinya mengatakan bahwa terdapat banyak pelanggaran HAM yangvterjadi para orde baru belum terungkap. Diantaranya, kasus kematian empat aktivis mahasiswa Universitas Trisakti, kasus Munir, bahkan hingga perkara Novel Baswedan, dan kriminalisasi terhadap mahasiswa.

"Kita juga tuntut pengusutan pelanggran HAM terhadap keluarga Mariatun," Katanya.

Bukan hanya itu, Ia bersama rekan-rekannya juga menuntut pemerintah memperhatikan kestabilan perekonomian dengan memprioritaskan hasil perkebunan dan pertanian dalam negeri. Seperti menjaga harga Komoditi unggulan Riau yakni Sawit, Karet dan juga Kelapa.

Diberitakan sebelumnya, aksi ini sempat diwarnai dengan kericuhan akibat massa mendesak masuk ke gedung DPRD Riau. Bermula saling dorong dengan pihak kepolisian yang berjaga di depan gerbang DPRD Riau, akhirnya tembakan watercanon terpaksa dilakulan oleh pihak keamanan.

Bukan meredakan ratusan mahasiswa tersebut, juatru tembakan watercanon ini membuat mereka melakukan perlawanan dengan melakukan pelemparan batu ke arah petugas kepolisian. Bukan hanya itu, saling pukul juga sempat terjadi antara kedua belah pihak.

Meski begitu, hal ini tak berlangsung lama. Saat ini ratusan massa masih berada di depan gedung yang terletak di jalan Jenderal Sudirman tersebut.

Menurut Ketua BEM UIR, Hengky Primana aksi ini dilakukan serentak se-Nusantara. "Aksi ini dilakukanbserentak diaeluruh Nusantara," tegasnya.

Saat ini, long march ini juga membuat arus lalu lintas macet panjang mulai dari Simpang jalan Imam Munandar menuju Kaharudin Nasution ataupun dari arah Bandara SSK II menuju pusat kota.***(rul)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang