Selasa, 21 Mei 2019 15:38

Tim BBKSDA Riau Musnahkan Sawit di GSK

Tim BBKSDA Riau berhasil memusnahkan tanaman sawit illegal di kawasan Cagar Biosver Giam Siak Kecil (GSK).

Riauterkini-PEKANBARU- Patroli Tim Bidang KSDA Wilayah II Balai Besar KSDA Riau pada 15-18 Mei 2019 lalu berhasil memusnahkan tanaman sawit sebanyak kurang lebih 500 batang dengan umur tanaman antara 5 bulan sampai 2 tahun pada lahan seluas 6 hektar. Tanaman sawit tersebut berada pada lahan perambahan di areal yang dikuasai oleh terdakwa Sudigdo.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono, S.H, M.H, M.Si, Senin (21/5/19) Menurutnya, pemusnahan tanaman sawit yang berada di kawasan konservasi. Yaitu di Cagar Biosver Giam Siak Kecil (GSK).

"Kami di BBKSDA Riau berkomitmen untuk terus menjaga keutuhan SM Giam Siak Kecil yang juga merupakan kawasan areal inti Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu, dari aktivitas perambahan dan gangguan hutan lainnya," terangnya.

Menurutnya, patroli pengamanan kawasan di Suaka Margasatwa ( SM) Giam Siak Kecil, tepatnya di Desa Bukit Kerikil Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis adalah patroli lanjutan. Karena pada Desember 2018 lalu telah ditangkap seorang perambah di kawasan SM Giam Siak Kecil atas nama Sudigdo oleh tim gabungan KLHK, Polri dan TNI dimana kasusnya sudah sampai proses pengadilan. Pada saat itu, telah ditemukan penanaman sawit di areal perambahan.

"Patroli pengamanan kawasan konservasi dipimpin langsung Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru Sutmantoro, S.Hut M.M," tambah Suharyono.

Kegiatan patroli kemudian diarahkan pada upaya pemusnahan tanaman sawit pada lahan perambahan di areal yang dikuasai oleh terdakwa Sudigdo. Tim berhasil memusnahkan tanaman sawit sebanyak kurang lebih 500 batang dengan umur tanaman antara 5 bulan sampai 2 tahun pada lahan seluas 6 hektar.

"Adapun rinciannya terdiri dari bibit siap tanam 150 batang, tanaman berumur 6 bulan 200 batang dan taman sawit kurang dari 2 tahun di lahan seluas 2 hektar disekitarnya sebanyak 150 batang. Sedangkan lahan yang dikuasai Sudigno yang telah ditanami seluas 40 hektar (yang masuk dalam kawasan SM GSK seluar 4 hektar)," terangnya.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang