Kamis, 16 Mei 2019 15:06

Ketua PPK Pangkalan Kuras Ditetapkan Tersangka Tindak Pidana Pemilu

Setelah pemeriksaan panjang, Ketua PPK Pangkalan Kuras ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemilu di Daerah Pemilihan IV Pelalawan.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Ketua Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras, Sugeng akhirnya, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana pemilu 2019 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV.

Hal tersebut menyusul, Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) kabupaten Pelalawan meningkatkan kasus dugaan tindak pidana pemilu ini, dari penyelidikan ke penyidikan. Penetapan status kasus dugaan pemindahan dan pengelembungan suara ditetapak setelah berbagai unsur terpenuhi. Hingga akhirnya, Gakkumdu mengelar pertemuan lanjutan atau SG2 untuk menyatakan sikap, dikantor Bawaslu Rabu (15/5/19) kemarin.

"Untuk ketua PPKnya, sudah dinaikkan status, dari penyilidikan ke penyidikan. Artinya sudah positif tersangka," terang ketua Bawaslu, Mubrur, S.Ip, Kamis (16/5/19).

Sementara untuk ketua Panitia Pengawas Kecamatan, Empi Januardi Alras yang disebut-sebut oleh ketua PPK dalam pemeriksaan penyidik Gakkumdu, sebagai penyuruh tindak pidana pemilu, Mubrur mengatakan masih penambahan alat bukti.

"Untuk ketua Panwascam, masih penambahan alat bukti," tandasnya. Sebagai data tambahan, Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif, Sugeng dilaporkan empat Caleg dan satu Parpol atas dugaan kecurangan pada saat pleno tingkat kecamatan ke Bawaslu Pelalawan. Sugeng dituding melakukan pemindahan dan penggelembungan suara antar caleg hingga merugikan caleg dan Parpol lainnnya. Tidak itu saja, keterlibatan ketua Paswascam Empi Januardi Alras terkuak dari pengakuan Sugeung, bahwa Empi yang menjadi perantara kepada penyuruhnya.***(feb)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang