Rabu, 15 Mei 2019 15:57

Tawuran di Pekanbaru Tewaskan 1 Orang, 4 Pelaku Peragakan 11 Adegan Habisi Nyawa Korban

Empat dari lima pelaku tawuran yang menewaskan seorang pelajar di Jalan Soekarno Hatta, mulai menjalani reka ulang kejadian di Mapolsek Tampan. Mereka memperagakan 11 adegan.

Riauterkini-PEKANBARU-Empat dari lima pelaku yang ditahan atas kasus tawuran yang menewaskan seorang pelajar bernama Angga di Jalan Soekarno Hatta, pada Rabu (08/05/19) dinihari pekan lalu mulai menjalani reka ulang kejadian di Mapolsek Tampan, Rabu (15/05/19) siang. Bemodalkan tiga jenis senjata tajam seperti parang, celurit dan sabit atau egrek, para pelaku yang masih berusia remaja itupun memperagakan 11 adegan saat menghabisi nyawa korban di malam tawuran tersebut.

Para pelaku yakni RG (16), YV (16), KI alias Oji (18), MK (15) dan Su (14). Dari mereka berlima, empat diantaranya terlibat langsung mengeroyok dan menganiaya korban sampai tewas dengan menggunakan senjata tajam. Sedangkan seorang pelaku lagi, Su hanya ikut membantu membuang barang bukti senjata tajam yang dipakai teman-temannya untuk menghabisi nyawa korban.

"Total adegan rekonstruksi ini ada 11 adegan. Pembacokan dan penganiayaan itu dimulai ketika memasuki adegan ke 3 sampai adegan ke 9. Ada lima pelaku, tapi yang melakukan penganiayaan secara langsung hanya empat orang. Satu pelaku lagi (Su) hanya membantu membuang barang bukti sejata tajam milik teman-temannya," ujar Wakapolsek Tampan, AKP R Nababan ketika memimpin jalannya rekonstruksi tersebut.

Dia menjelaskan, rekonstruksi itu sendiri dilakukan pihaknya untuk melengkapi berkas perkara penyidikan sekaligus untuk mengetahui rangkaian kejadian dan peran dari masing-masing para pelaku. Sementara itu, pantauan riauterkini.com di lokasi reka ulang, dalam tawuran berdarah itu, tergambar jelas bagaimana korban bernama Angga meregang nyawa karena dibacok membabi buta oleh 4 pelaku, RG (16), YV (16), KI alias Oji (18), MK (15).

Korban bahkan sampai jatuh bangun masuk ke dalam parit saat berusaha menyelamatkan diri. Namun sayang, usahanya sia-sia karena para pelaku tak membiarkannya kabur dan terus mengayunkan senjata tajam ke arah tubuhnya, mulai kaki, tangan dan punggung. Selain dihadiri para pelaku, rekonstruksi tersebut juga disaksikan oleh tiga orang dari pihak kejaksaan.

"Korban dibacok dibagian kaki, tangan dan punggung. Luka bacokannya juga kena ke kepala dan perut sehingga korban akhirnya meninggal dunia. Para pelaku ini awalnya ditangkap oleh tim Dit Reskrimum (Polda Riau) lalu dilimpahkan ke kita karena tempat kejadian perkaranya berada di wilayah hukum kita (Polsek Tampan)," tutupnya.*(gas)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang