Selasa, 14 Mei 2019 16:26

Wagubri Minta Satpol PP Tindak Tegas Hiburan Malam Buka di Bulan Ramadhan

Puluhan pub, karaoke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan yang membandel dengan tetap buka selama Ramadhan sampai larut malam, siap-siap dirazia Satpol PP. Wagubri sudah memberi perintah tindak tegas.

Riauterkini - PEKANBARU - Puluhan pub, karaoke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan tetap membandel dengan tetap buka selama ramadhan sampai larut malam.

Meski sudah sempat dirazia beberapa kali oleh Satpol PP Pekanbaru. Namun puluhan tempat hiburan malam ini tetap beroperasi.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution menegaskan semua kegiatan yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) harus ditindak tegas. Namun karena kewenangan ini ada di kabupaten/kota, diharapkan kepada Satpol PP dapat memaksimalkan perannya dalam menegakan Perda.

"Harus ditindak tegas kalau melanggar. Inikan kewenangannya ada di kabupaten/kota, ya kita harapkan Satpol dapat menegakan Perda," kata Wagubri, Selasa (14/5/19).

Saat ini menurut Wagub, sudah ada imbauan kepada instansi terkait agar dapat mengintensifkan razia ke tempat-tempat hiburan. Kegiatan penegakan Perda tersebut harus terus di maksimalkan dengan tindakan tegas.

"Sudah dilakukan razia, itukan tak pernah bisa selesai begitu saja. Yang jelas, saat ini seluruh daerah kabupaten kota sudah melakukan razia malam. Tapi kalau ada yang membandel seharusnya tidak tegas saja dan kewenangan itu ada di kabupaten/kota," ungkap Wagub lagi.

Sebelumnya razia gabungan antara Satpol PP Riau dan Kota Pekanbaru telah mendatangi lokasi-lokasi pab, karouke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan malam. Seperti yang terdapat sepanjang jalan Siak II, SM Amin termasuk di Tuanku Tambusai Ujung.

Saat itu, delapan wanita malam terjaring di sejumlah pab tanpa memiliki identitas. Bahkan lokasi-lokasi sering dijadikan tempat muda mudi bersantai di tempat gelap juga sempat didatangi.

Diwaktu berbeda, Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru, Sabtu malam (11/5/19) mendatangi sejumlah tempat hiburan di Kota Pekanbaru. Sejumlah tempat hiburan malam yang didatangi oleh FPI Pekanbaru diantaranya perkampungan Jondul, sejumlah cafe remang-remang yang berada di sepanjang Jalan SM Amin.

Dari tempat-tempat itu, didapati para pelaku usaha hiburan malam masih buka dan bahkan menjual minuman keras. Banyak gelas berisikan minuman keras yang masih berada di atas meja. Seluruh minuman keras yang berada di tempat juga diminta untuk dibuang.

“Kita meminta mereka tutup selama Ramadan. Kita minta mereka tidak menjual minuman keras lagi. Kita minta mereka menghargai umat muslim yang sedang berpuasa, dan menghormati instruksi dari walikota,” kata Ketua FPI Pekanbaru, Husni Thamrin.

FPI meminta agar seluruh tempat hiburan malam itu tidak menjual minuman keras serta tidak buka selama bulan suci Ramadan.

Ketua FPI Kota Pekanbaru, Husni Thamrin mengatakan, itu dilakukan karena pelaku usaha hiburan malam tetap membandel. Padahal sebelumnya, Walikota Pekanbaru, Firdaus, telah memberikan surat edaran agar seluruh tempat hiburan malam tutup selama Ramadan.

“Beberapa hari yang lalu kita sudah sampaikan instruksi dari walikota, tapi sepertinya tidak dindahkan. Dari hari pertama puasa sampai hari ini, itu kita temukan rata-rata masih buka,” ungkapnya.*(mok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang