Selasa, 14 Mei 2019 10:08

Cegah Cacar Monyet, Penumpang dari Luar Negeri di Bandara SSK II Dipantau

Ancaman cacar monyet yang muncul di Singapura diwaspadai. Bandara SSK II langsung memasang alat pendektisi suhu badan.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati belum ada penumpang penerbangan dari Singapura yang terdeteksi terinfeksi virus cacar monyet atau monkeypox, tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan/KKP Pekanbaru sejak beberapa hari lalu telah melaksanakan pengawasan /screening penumpang.

Hal itu disampaikan GM Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait, Selasa (14/5/19). Menurutnya, screening Termal Scanner dikhususkan pada penumpang yang datang dari Singapore.

"Sudah 3-4 hari ini, tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan/KKP Pekanbaru sudah memasang Termal Scanner di bandara SSK II Pekanbaru. Screening khusus untuk penumpang dari penerbangan dari Singapora," kata Jaya Tahoma.

Pengoperasian termal scenner, kata Jaya Tahoma, adalah untuk mengantisipasi kasus monkeypox alias cacar monyet yang saat ini merebak di Singapora.

Menurut Jaya Tahoma, jadwal penerbangan Singapura ke SSK II Pekanbaru hanya sekali sehari. Jumlah load factornya hanya berkisar 50-100 penumpang saja.

Monkeypox adalah penyakit menular yang disebabkan virus monkeypox yang dapat terjadi pada hewan tertentu termasuk manusia. Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjergetah bening dan rasa lelah.  Ini diikuti oleh ruam yang membentuk lepuh dan kerak. 

Waktu mulai pajanan hingga timbulnya gejala adalah sekitar 10 hari. Durasi gejala biasanya 2 hingga 5 minggu. Monkeypox dapat menyebar dari menangani daging semak, gigitan atau cakaran hewan, cairan tubuh, benda yang terkontaminasi, atau kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. *(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang