Senin, 13 Mei 2019 17:48

Jadi Korban Curas, Karyawan PT Surveyor Indonesia di Duri Tewas Mengenaskan

Seorang karyawan PT Surveyor Indonesia di Duri, tewas mengenaskan setelah menjadi korban perampokan. Diduga ia tewas telah mengalami sabetan senjata tajam di perut, belakang kepala dan wajah.

Riauterkini - DURI - Aksi Pencurian dengan kekerasan (Curas) hinggs menyebabkan korbannya meninggal dunia kembali terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau. Kali ini menimpa Salman (42) warga Jalan Batin Betuah, Gang Pelita 4, RT 07, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis, sekira pukul 05.00 WIB.

Diduga, korban sendiri tewas akibat sabetan senjata tajam di bahagian perut, bagian belakang kepala dan wajah hingga memercikkan darah dilantai dan dinding kamar korban yang saat kejadian berada sendiri didalam kamar, sementara istri dan anaknya berada diruanh tengah.

Hal tersebut dipaparkan Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto, Senin (13/5/19). Malam sebelum ajal menjemput, Ahad (12/5/19) sekira pukul 19.00 WIB korban masih keluar rumah kewarung dan bermain kartu bersama rekan rekannya dan psda Senin (13/5/19) dini hari sekira pukul 01.30 WIB, korban baru kembali kerumah dan masuk kedalam rumah melalui pintu depan, sempat makan didapur dan tidur didalam kamar, sementara anak dan istrinya memilih tidur diruang tengah.

Sekira pukul 05.00 WIB, istri korban terbangun mendengar suara adzan dan berniat membangunkan korban. Alangkah terkejutnya istri korban, Rifna (31) saat melihat darah dilantai dan bercaknya didinding kamar serta korban sudah terbujur kaku dalam posisi terlentang. Selain itu, kondisi kamar dalam keadaan berantakan. Saat dicek kedalam lemari, 2 buah cincin dan satu kalung emas telah raib serta pintu dapur telah terbuka dan istri korban sontak memanggil tetangganya untuk memastikan kondisi korban dan ternyata telah meninggal dunia.

"Benar, hasil olah TKP dilapangan, diduga korban menjadi sasaran aksi Curas. Dikarenakan sejumlah perhiasan korban raib,"terang Kapolres.

Sekira pukul 06.50 WIB, korban akhirnya dibawa ke RSUD Mandau guna dilakukan visum setelah piket Polsek Mandau turun ke TKP guna disterilkan dan pihak Kepolisian terus berkerja keras mengungkap identitas pelaku.*(hen)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang