Senin, 13 Mei 2019 13:07

Tinjau Rutan Siak, Menkum HAM Harap 9 Napi Kabur Cepat Tertangkap

Menkum HAM meninjau Rutan Siak yang dilanda rusuh. 9 napi yang masih kabur diharap cepat tertangkap.

Riauterkink-SIAK- Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumha) RI Yasonna H Laoly, Senin (13/5/19) sekitar pukul 11.00 WIB tiba di Kabupaten Siak didampingi Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Siak Alfedri. Kedatangan Yasonna untuk melihat kondisi terakhir pasca terbakarnya Rumah Tahanan (Rutan) Siak pada dini hari Sabtu (11/5/19) sekitar pukul 2.00 WIB yang lalu.

Menkumham Yasonna dan rombongan langsung masuk ke sisa-sisa bangunan Rutan yang terbakar, dia melihat beberapa sel tahanan dan tempat strap sel atau sel pengasingan/hukuman. Setelah hampir setegah jam mengelilingi puing-puing Rutan Siak tersebut, ia menggelar konpresensi pers di halaman Rutan Siak.

Dalam konperensi pers nya Menkumham Yasonna mengatakan bahwa pembangunan gedung dan Rutan Siak tersebut akan segera dilakukan, tentunya hal ini melihat kondisi keuangan di Kemenkumham. "Kita segerakan bangun kembali Rutan Siak ini," terangnya.

Selain itu Menkumham Yasonna mengungkapkan perihal penyebab terbakarnya Rutan Siak ini dan penyebab kerusuhan para Narapidana (Napi), masih dalam proses penyidikan Direjen Kumham.

"Untuk saat ini proses penyidikan di Dirjen, nanti siapa yang terbukti akan diberikan sangsi," ungkap Yasonna.

Mengenai masih adanya Napi yang kabur saat kebakaran Rutan Siak, ia meminta kepada Polres Siak untuk segera menangkap kembali para Napi yang masih kabur. "Pak Kapolres, mita minta agar 9 Napi yang masih kabur tersebut, dapat segera ditangkap kembali," ujarnya.

Sementara itu, sekitar 639 orang Napi dan tahanan tersebut saat ini sudah dipindahkan ke Rutan yang ada di Provinsi Riau. Dari 639 orang Napi tersebut, 80 orang masih belum ingkrah/vonis.

"Untuk para Napi dan tahanan, sudah kita pindahkan ke beberapa Rutan yang ada," kata Yasonna.*(vila)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang