Kamis, 18 April 2019 14:55

Bawaslu Rohul Sebut Pemilih DPKtb Membludak di Pemilu 2019, Tapi Surat Suara Terbatas

Bawaslu Rohul membenarkan tingginya animo masyarakat tahun ini untuk ikut Pilpres. Masalahnya, jumlah surat suara tidak mencukupi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-‎ Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Fajrul Islami Damsir SH, MH, mengaku pihaknya banyak menerima laporan saat pemungutan suara di Pemilu, Rabu 17 April 2019.

Fajrul men‎gungkapkan laporan didominasi terkait banyaknya masyarakat yang sebagian besar pemilih Daftar Pemilih Khusus tambahan (DPKtb) yang tidak bisa menyalurkan hak suaranya saat Pemilu 2019, atau pemilih yang tidak masuk di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Diakuinya, terkait kekurangan surat suara bukan hanya terjadi di Kabupaten Rokan Hulu saja, namun diperkirakan juga terjadi di 12 kabupaten/ kota di Provinsi Riau, bahkan di tingkat nasional.

‎"Partisipasi pemilih membludak, terutama DPK (DPKtb), namun surat suara terbatas dan hampir terjadi di seluruh TPS," ungkap Fajrul, Kamis (18/4/2019).

Fajrul mengaku jauh hari sebelum Pemilu, pada 25 Maret 2019, Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah merekomendasikan kekurangan sebanyak 2.000 DPK yang belum masuk DPT, namun rekomendasi tersebut dianulir oleh KPU pusat.

‎Fajrul mengungkapkan 2.000 DPK yang diajukan ke KPU pusat untuk di hampir di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, salah satunya di Kecamatan Tambusai Utara yang jumlahnya sekira ‎600 orang.

‎Terlepas kekurangan surat suara, ungkap Fajrul, Bawaslu Rokan Hulu mengaku juga sempat menerima dugaan money politic, namun setelah dikroscek di lapangan tidak terbukti.‎

Selain itu, Bawaslu juga menerima laporan ada oknum petugas Linmas di salah satu TPS di Desa Kabun‎ yang terindikasi mengarahkan pemilih untuk memilih salah seorang calon. Pemilih telah mengajukan keberatan sudah mengisi Form C2, dan oknum Linmas tersebut telah diganti.

Di Kecamatan Kunto Darussalam, Bawaslu Rokan Hulu juga menerima laporan dari TPS berbeda ada 4 surat suara sudah tercoblos, dan hasilnya dikategorikan sebagai kartu suara rusak.***(zal)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang