Senin, 15 April 2019 14:47

Surat Suara yang Ditemukan di Bawah Jembatan Salo Kampar Masih Misterius

Sehari berlalu, sekarung kertas suara yang ditemukan di bawah jembatan di Kampar, masih belum diklaim pihak manapun. Hingga saat ini karung itu masih diamankan Bawaslu setempat.

Riauterkini-BANGKINANG - Penemuan sebuah karung yang diduga berisi kertas surat suara Pemilu 2019 untuk Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat di bawah jembatan di Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Ahad (14/4/2019) masih menyimpan misteri. Hingga Senin (15/4/2019) pukul 12.30 WIB Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar belum mendapatkan konfirmasi kepastian keberadaan surat suara ini dari KPU Tanah Datar.

Komisioner Bawaslu Kampar Divisi Hukum Data dan Informasi Edwar kepada Riauterkini.com, Senin (15/4/2019) siang mengungkapkan, pihaknya masih menyimpan karung yang ditemukan warga Salo tersebut di kantor Bawaslu Kampar di Jalan HR Soebrantas, Bangkinang.

Edwar menambahkan, berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasi Bawaslu Kampar dengan KPU Sumbar, Ketua KPU Sumbar Amnasmen menyampaikan bahwa mereka masih menunggu arahan dan perintah pimpinan di Jakarta soal tidak lanjut suara suara tercecer untuk Kabupaten Tanah Datar di bawah Jembatan Salo.

Sementara Ketua KPU Tanah Datar Fahrul Rozi belum mengangkat panggilan telepon dari Bawaslu Kampar hingga Senin siang. Pesan yang disampaikan via whatsapp juga belum dibalas meskipun pesan dan foto-foto yang dikirimkan Edwar telah dibaca Fahrul Rozi.

"Kami ingin mendapatkan informasi riil dari KPU atau pihak terkait kenapa surat suara Tanah Datar ini sampai berada di bawah jembatan di Salo. Tentu karena di kotaknya tertulis milik Sumbar kami butuh informasi secepatnya dari Sumbar," beber Edwar.

Pihak Bawaslu Kampar hingga hari ini masih menunggu kedatangan pihak KPU Sumbar maupun KPU Tanah Datar. Untuk menjaga surat suara ini Bawaslu masih menyimpannya dengan penjagaan pihak kepolisian selama 24 jam setiap hari.

Menurut Edwar, meskipun KPU Sumbar mengklaim bahwa surat suara di Sumbar sudah cukup namun karena ini dokumen negara maka harus perlu dipastikan juga bagaimana kelanjutannya. "Kalau ini kelebihan atau tambahan dan mengganggu pemungutan suara besok wajib dimusnahkan besok sore," tegasnya.

Menurut rencana, Bawaslu Kampar pada hari ini akan membuka isi karung yang masih mereka simpan untuk memastikan isi karung. Pembukaan karung ini akan melibatkan pihak kepolisian, TNI dan disaksikan wartawan. "Mana tau kita apa isinya, jangan-jangan paket bom. Kita simpan juga di sini," canda Edwar.

Seperti diberitakan, warga Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar dihebohkan dengan penemuan satu karung yang diduga isinya surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Ahad (14/4/2019). 

Penemuan warga ini langsung ditindaklanjuti Panitia Pengawas Pemilu (Panwascam) Salo dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar. Sekira pukul 10.00 WIB, Ahad (14/4/2019) karung yang diduga berisi surat suara ini telah dibawa ke kantor Bawaslu Kabupaten Kampar di Jalan HR Soebrantas, Bangkinang.

Bawaslu Kabupaten Kampar telah meminta keterangan dari warga yang menemukan dan Panwascam Salo.

Surat suara yang ditemukan di bawah jembatan sebelah kanan arah ke Sumbar dari Bangkinang ini sebagian telah berserakan dan keluar dari karung. Hingga saat ini jumlah surat suara di dalam karung tersebut belum diketahui karena belum dihitung, namun sangat siginifikan.

Di kardus yang telah sobek, surat suara itu sebagian adalah surat suara tambahan untuk pemilu DPR Daerah Pemilihan Sumbar I.*(man) Foto: Komisioner Bawaslu Kampar Edwar dan Marhaliman didampingi petugas polisi melihat surat suara yang ditemukan warga yang masih tersimpan di kantor Bawaslu Kampar


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang