Kamis, 4 April 2019 18:06

Tinjau Pelaksanaan UNBK, Bupati Rohul Pesankan ini ke Guru dan Siswa SMAN 1 Rambah

Bupati Rohul pastikan pekasanaan UNBK tahun ajaran 2019 SMA sederajat berjalan baik. Didampingi Kadisdik, bupati tinjau sejumlah sekolah.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2019 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Rambah, Kamis sore (4/4/2019).

Saat peninjauan Bupati Sukiman meninjau beberapa ruang ujian, didampingi Kepala Disdikpora Rokan Hulu Drs. H. Ibnu Ulya M.Si‎, dan Kepala SMAN 1 Rambah Ali Pullaila M.Pd.

Di sela peninjauan, Bupati Rokan Hulu Sukiman melihat siswa peserta UNBK 2019 terlihat semangat mengerjakan soal mata pelajaran Bahasa Inggris di hari ketiga ini.

"Tentunya ini semua berkat kegigihan para pendidiknya atau para gurunya di dalam menyiapkan anak-anak meningkatkan sumber daya manusia (SDM)," jelas Bupati Sukiman, Kamis.

Menurutnya, peserta UNBK di SMAN 1 Rambah bukan hanya terlihat bersemangat, namun mereka tampak lebih‎ memahami soal ujian, termasuk faham dan mahir dalam mengoperasikan komputer.

"Semuanya lebih maju dari anak-anak masa lalu. Mudah-mudahan semakin hari semakin bagus," ujarnya.

Bupati Sukiman berharap ke para guru, disamping memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik, sebagai SDM dan generasi muda para siswa dan siswi juga harus dididik akal dan budi pekertinya, sehingga mereka bukan hanya punya kemampuan akademik, namun juga punya kemampuan rohani, dan kepribadian, sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan.

"Walaupun dia pinter, tapi harus tahu bagaimana menghormati para guru, menghormati orang tua, sebab mereka nggak bisa pinter tanpa adanya pengorbanan dari para guru," pesan Bupati.

Bupati Sukiman sangat berterima‎ kasih kepada para tenaga pendidik yang telah mempersiapkan siswa dan siswi, sehingga mereka tampak siap menghadapi UNBK tahun ini.

"Saya berterima kasih anak-anak yang sudah siap melaksanakan itu (UNBK), kita berharap mudah-mudahan hasilnya memuaskan," harapan besarnya.

Ditanya sempat terjadinya listrik padam, Bupati Sukiman mengakui telah memanggil pihak PLN Rayon Pasirpangaraian. Dirinya mengaku telah meminta pihak PLN untuk mengupayakan agar tidak ada pemadaman listrik selama pelaksanaan UNBK.

Masih di tempat sama, Kepala Disdikpora Rokan Hulu mengatakan kewenangan SMA memang di Disdik Provinsi Riau, namun karena geografis berada di daerah, maka Disdikpora Rokan Hulu juga ada kewajiban memantau dan melihat, sebab peserta didik merupakan anak Negeri Seribu Suluk.

"Kita berharap SMA juga berprestasi memiliki suatu potensi yang bisa dibanggakan, termasuk hasil belajar yang seperti ini. Walaupun memang yang menentukan lulus di setiap sekolah itu adalah sekolah itu sendiri, tapi yang sebenarnya yang menjadi titik perhatian kita itu kan hasil belajar belajar, kita mengharapkan hasil belajarnya bagus, maksimal," jelas Ibnu Ulya.

Terkait listrik sempat padam di tiga hari pelaksanaan UBNK, Ibnu Ulya mengaku pihak Disdikpora Rokan Hulu sedikitnya sudah tiga kali mengirimkan surat ke pihak PLN, mengantisipasi agar listrik tidak padam saat pelaksanaan UNBK.

"Cuma mati lampu ini menurut PLN sendiri bukan mereka sengaja, ini biasanya ada insiden. Insidennya seperti monyet yang lewat tali dan lain-lain sebagainya," ungkap Ibnu Ulya, dan mengatakan pihak PLN juga mengaku listrik padam bukan insiden yang diharapkan pihak PLN.

"Kalau sudah terjadi korsleting itu pasti mati lampunya, tapi mereka (PLN) sudah berusaha semaksimal mungkin, dan kemarin juga ketemu saya, mereka mendata sekolah-sekolah yang menyelenggarakan UNBK ini, termasuk SMA dan SMP,"‎ pungkas Kadisdikpora Rokan Hulu, Ibnu Ulya.

Sementara, Kepala SMAN 1 Rambah, Ali Pullaila, mengaku peninjauan Bupati Rokan Hulu Sukiman ke sekolahnya menjadi semangat untuk pihak sekolah untuk lebih berusaha maju dan nilai anak didik sekarang dan akan datang lebih baik lagi.

"Yang jelas kunjungan bapak Bupati itu memberikan semangat bagi kami dan guru-guru‎ untuk memacu kinerja lagi," jelas Ali.

Ali menuturkan sampai hari ketiga UNBK, tidak ada siswa dan siswi di SMAN 1 Rambah yang tidak mengikuti ujian. Diakuinya, 2‎72 pelajar yang terdiri 152 siswi dan 120 siswa semuanya hadir.

‎Selain itu, Ali mengaku listrik masih sempat padam di hari ketiga UNBK. Di hari ketiga ini, Kamis sekira pukul 12.00 WIB, listrik sempat padam selama tiga menit saat sedang dilakukan sinkronisasi.‎***(ADV/Pemkab Rokan Hulu)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang