Senin, 1 April 2019 16:18

Puluhan Mahasiswa Jurusan IP UR Dialog Interaktif dengan Ketua DPRD Kampar

Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau, berkunjung ke DPRD Kampar dan berdialog langsung dengan ketuanya Ahmad Fikri.

Riauterkini-BANGKINANG - Bertempat di Ruang Banggar DPRD Kabupaten Kampar, puluhan mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau mengikuti dialog interaktif dengan Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Senin (1/4/2019).

Dialog Interaktif Praktikum Sosial Mata Kuliah Proses Legislasi Indonesia ini dengan tema "Dialog interaktif proses dan dinamika pembentukan Peraturan Daerah (Perda) di DPRD Kabupaten Kampar bersama mahasiswa Universisitas Riau".

Mereka didampingi Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Drs.Raja Muhammad Amin,M.Si dan sejumlah dosen yaitu Drs H Isril,MH, Adlin, S.Sos, Baskoro Wicaksono dan H Sofyan Hadi,M.Si. Dari Pemkab Kampar juga hadir Kasubag Hukum Setdakab Kampar.

Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri mengaku bangga dengan kedatangan mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan UR. Dikatakan, selama ini banyak mahasiswa datang ke DPRD dalam rangka melakukan magang dan menyampaikan aspirasi, namun kali ini adalah melakukan dialog interaktif.

Sebagai lembaga wakil rakyat, DPRD Kabupaten Kampar telah menghasilkan produk berupa Perda yang dibahas bersama pemerintah daerah.

Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Drs.Raja Muhammad Amin,M.Si dalam kesempatan ini menyampaikan sejarah berdirinya Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisip UR. Ia mengatakan, jurusan ini berdiri pada tahun 1979 dengan jumlah alumni 2.300 orang. "Lulusan dari program reguler 2.007 orang ditambah non reguler 200 lebih tersebar di kabupaten, kota, provinsi di Indonesia," ujar Amin.

Jurusan IP merupakan salah satu jurusan favorit di Universitas Riau. Rata-rata peminatnya setiap tahun mencapai 4.000 orang. Saat ini jumlah mahasiswa yang aktif di Jurusan IP 837 orang mahasiswa.

Dipilihnya DPRD Kampar sebagai tempat diselenggarakannya dialog interaktif ini karena Jurusan IP Fisip UR melihat ada dinamika yang berbeda di DPRD Kabupaten Kampar. Disamping itu akses yang mudah dan terjangkau dari Pekanbaru ke Bangkinang.

Ia menambahkan, didalam mata kuliah Proses Legislasi Indonesia, praktikum bagian penting dari kegiatan perkuliahan dan bagian penting dalam rangka meningkatkan kualitas mahasiswa.

"Kami mengharapkan mahasiswa mendapatkan ilmu dan bekal disamping di kampus yang dibekali dengan berbagai teori tapi mahasiswa bisa melihat dan menganalis fenomena," ulas Amin.

Ia menambahkan, Jurusan Ilmu Pemerintahan tak asing lagi dalam proses legislasi. "Bagaimana proses dinamika dalam membentuk produk hukum, salah satu produk hukum adalah peraturan daerah Selain itu meningkatkan wawasan dan pengetahuan dalam pembentukan Perda," tutur Amin.

Dari pantauan, dialog antara mahasiswa, dosen dan Ketua DPRD Kabupaten Kampar berlangsung hangat. Banyak pertanyaan disampaikan mahasiswa seputar proses legislasi.*(man)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang