Senin, 25 Maret 2019 07:50

Fenomena Equinox, Riau Lebih Hangat

Mulai 22-28 Maret, terjadi Fenomena Equinox. Terjadi peningkatan suhu. Disarankan untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran dimanapun.

Riauterkini-PEKANBARU-Pada rentang waktu 22-28 Maret 2019, terjadi fenomena equinox. Yaitu sebuah kondisi dimana marahari berada tepat di garis katulistiwa. Kondisi ini membuat suhu di Indonesia lebih hangat (panas). Suhunya bisa mencapai 40 derajad celcius.

Terkait hal itu, Forechaster BMKG Stamet Pekanbaru, Mia Fadila Ahad (24/3/19) memgatakan bahwa untuk wilayah pekanbaru saat ini memang dirasa cukup hangat dimana suhu maksimum berkisar antara 34 hingga 35 derajat celcius. Tetapi untuk kemungkinan suhu mencapai 40 derajat celcius tersebut kemungkinan besar tidak akan terjadi mengingat rentang suhu wilayah Indonesia tidak mencapai titik tersebut.

"Hal yang menyebabkan peningkatan suhu tidak hanya disebabkan oleh peristiwa equinox atau matahari tepat di katulistiwa saja. Namun musim pancaroba yang sedang terjadi saat ini juga ikut berperan," terangnya.

Namun demikian, tambahnya, dihimbau kepada masyarakat untuk menyikapi kenaikan suhu yang dirasakan ini adalah untuk memperbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi dan menghindari membuang sampah yang dapat memicu kebakaran.

"Dengan suhu yang panas, udara menjadi lebih kering, dan potensi terjadinya kebakaran hutan semakin besar. Untuk itu diharapkan semua pihak menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran dimanapun," pungkasnya.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang