Jum’at, 22 Maret 2019 14:26

Apel Gelar Pasukan, Bupati Kampar Tegaskan Jangan Ada Intimidasi pada Pemilu 2019

Menghadapi pemilihan umum (2019) Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menyampaikan agar jangan ada intimidasi kepada masyarakat dari pihak manapun.

Riauterkini-BANGKINANG - Menghadapi pemilihan umum (2019) Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menyampaikan agar jangan ada intimidasi kepada masyarakat dari pihak manapun.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kampar dalam arahannya pada Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata-2018 dalam rangka Pileg dan Pilpres di Jalan Ahmad Yani, Bangkinang, Jum'at (22/3/2019).

Apel ini dihadiri Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira, Dandim 0313/KPR Letkol Inf. Aidil Amin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kampar, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Kampar, para camat, anggota Polri, TNI, Satpol-PP Kampar, Dishub Kampar, security, Linmas, tenaga pemadam kebakaran, panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Catur menambahkan, seluruh pihak terkait agar bisa memberikan pemahaman bagaimana masyarakat bisa hadir bersama ke datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya yang sesuai dengan hati nurani masing-masing.

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto berharap seluruh pihak memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat untuk melakukan pencoblosan pada Pemilu serentak 17 April 2019 nanti. Ia meminta pihak-pihak terkait memastikan masyarakat TPS dengan aman dan nyaman. "Jangan sampai masyarakat tidak datang ke TPS untuk memilih dengan adanya ancaman gangguan keamanan. Beda pendapat itu biasa, asal jangan golput," kata Catur.

Disamping itu, seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu, hendaknya memegang komitmen atas tugas yang telah diembankan. "Melalui apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata-2019, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri yang kondusif," imbuh Catur.

Hal senada juga disampaikan Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin saat membacakan sambutan Menkopolhukam RI, dimana sukses atau tidaknya Pemilu nantinya tergantung kepada semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung. Hal ini tidak bisa lepas dari para penyelenggara, partai politik, KPU, Bawaslu, PPK dan KPPS yang dituntut untuk bekerja secara profesional sebaik mungkin.

Ia mengatakan, saat ini masih terdapat ancaman yang mungkin akan menghambat bahkan ancaman kekacauan dan kecurangan yang juga meliputi sisi pengamanan, penyelenggaran dan kenyamanan masyarakat.

"Untuk itu kepada pihak keamanan baik TNI maupun Polri apabila menemukan hal yang membuat kekeliruan, baik dengan beredarnya berita-berita hoak atau banyaknya isu SARA dalam Pemilu serentak tersebut, diharapkan dapat menindak tegas langsung sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan," ucap Aidil.

Usai apel dilanjutkan kegiatan patroli mengelilingi Kota Bangkinang dengan serta dilengkapi dengan peralatan pengamanan dari Polres Kampar dan Batalyon Infanteri 132/BS Salo.*(man)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang