Jum’at, 22 Maret 2019 13:48

300 Personel BKO Polda Riau Ikut Amankan Pemilu 2019 di Rohul

Sekira 300 personel polisi Polda Riau akan dikerahkan untuk pengamanan Pemilu di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada 17 April 2019.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekira 300 personel Polda Riau akan dikerahkan untuk pengamanan Pemilu di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada 17 April 2019.

?Hal itu disampaikan Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK, M.Si, saat memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka PAM menghadapi Pemilu 2019 dengan tema "Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri Dengan Komponen Bangsa Lainnya, Guna Mewujudkan Kamdagri Yang Kondusif", di Taman Kota Pasirpangaraian, Jumat (22/3/2019).

Apel Gelar Pasukan diikuti ratusan peserta, seperti TNI dan Polri, Satpol PP dan Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Linmas, Senkom, anggota KPPS, Pemuda Pancasila, serta organisasi masyarakat lainnya.

Apel juga dihadiri Ketua DPRD Rokan Hulu Kelmi Amri SH, Kepala Kejari Rokan Hulu Freddy Daniel Simanjuntak, Kepala Lapas Muhammad Lukman, Ketua KPU Rokan Hulu, Ketua Bawaslu Rokan Hulu Fajrul Islami Damsir, ketua partai politik, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Usai apel, Kapolres Rokan Hulu AKBP M. Hasyim Risahondua, mengungkapkan? untuk pengamanan Pemilu 2019 di Kabupaten Rokan Hulu akan melibatkan sebanyak 300 personel polisi di jajaran Polres Rokan Hulu.

Ratusan personel Kepolisian ini juga akan dikerahkan untuk pengamanan kampanye terbuka yang akan dimulai pada 24 Maret 2019.

"Sedangkan untuk hari H Pemilu di tanggal 17 April 2019 akan ada tambahan 300 personel dari Brimob Polda Riau," ungkap Kapolres Rokan Hulu.

Diakuinya, ada beberapa kerawanan Pemilu yang berpotensi dan perlu diantisipasi, termasuk di Kabupaten Rokan Hulu, seperti isu SARA, berita Hoax, dan bentrok massa.

"Untuk titik kerawanan sudah kita petakan dan nanti akan menjadi titik pantau pengamanan," jelas AKBP M. Hasyim Risahondua.

Sebelumnya, dalam amanatnya, Kapolres Rokan Hulu AKBP M. Hasyim Risahondua membacakan amanat Menkopolhukam yang mengatakan Pemilu 2019 merupakan tonggak sejarah demokrasi di Indonesia, sebab ada lima jenis pemilihan yang dilaksanakan di satu kali Pemilu tahun ini.

Menkopolhukam menyebutkan, kerawanan kendala yang akan dihadapi dan perlu diantisipasi adalah berita Hoax di media sosial, isu SARA, serta politik uang atau money politic.

Secara Nasional, kata Menkopolhukam, untuk pengamanan Pemilu 2019 di tanah air akan melibatkan sekira 453.133 personel TNI-Polri.***(zal)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang