Jum’at, 15 Maret 2019 14:54

Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Segera Disidang

Dua terdakwa kasus tipikor pemeliharaan di Dispora Riau, akan segera disidangkan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Sidangnya akan digelar awal pekan depan.

Riauterkini-PEKANBARU -Dalam waktu dekat, dua terdakwa tindak pidana korupsi kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras) di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau, diadili di pengadilan tipikor Pekanbaru.

Kedua terdakwa itu adalah Mislan mantan Kepala Bidang (Kabid) di Dispora Riau dan juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada kegiatan tersebut. Kemudian, Abdul Haris selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

"Berkas dari jaksa sudah kita terima, dan sidangnya digelar pada Senin tanggal 25 Maret mendatang dengan majelis hakim yang diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu SH," ujar Panmud Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rosdiana Sitorus SH, kepada riauterkini.com, Jum'at (15/3/19) siang.

Untuk diketahui, tindak pidana korupsi kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana di Dispora Riau ini terjadi tahun 2016 lalu. Berdasarkan dana APBD Perubahan Provinsi Riau tahun anggaran 2016. Dispora Riau mendapat anggaran sebesar Rp21 miliar, untuk biaya kegiatan pemeliharaan sarpras.

Anggaran sebesar itu diketahui dipecah-pecah untuk beberapa proyek pengadaan dan pemeliharaan, dengan dilakukan penunjukan langsung (PL) oleh terdakwa

Dalam pelaksanaan proyek tersebut, ditemukan adanya kelebihan bayar yang menyebabkan terjadinya kerugian negara.

Hasil temuan BPK terhadap kegiatan Dispora Riau tahun 2016 tersebut dinyatakan ada kelebihan bayar senilai Rp3,6 miliar.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), jo Pasal 3, Jo Pasal 12 huruf (i) Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.***(har)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang