Rabu, 13 Maret 2019 14:55

Antisipasi Puncak Kemarau Bulan Juli,
Perusahaan di Pelalawan Diminta Petakan Lahan Rawan Karhutla

Seluruh perusahaan perkebunan di Pelalawan diingatkan untuk memetakan lahannya, terutama yang rawan terbakar. Ini dilakukan untuk mengantisipasi puncak kemarau pada Juli mendatang.

Riauterkin-PANGKALANKERINCI- Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, S.Ik mengingatkan dan meminta kepada seluruh perusahaan perkebunan yang memiliki Hak Guna Usaha (HGU) dikabupaten Pelalawan, untuk melakukan pemetaan dan pendataan.

Pemetaan tersebut, dilakukan terhadap lahan-lahan yang rawan terjadinya, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Selain melakukan pemetaan terhadap lahan-lahan rawan Karhutla. Pihak perusahaan juga diminta, untuk melakukan patroli rutin dengan melibatkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) yang dimiliki pada masing-masing perusahaan.

Selain itu pula, pihak perusahaan juga selalu senantiasa memantau, lahan-lahan yang berada dipinggir HGU. Pasalnya, yang paling rawan terjadinya, Karhutla berada di pinggir-pinggir HGU. "Jika terjadi Karhutla, diawali dipinggir-pinggir HGU, perusahaan pasti dibuat repot," terang Kapolres Kaswandi Irwan, Rabu (13/3/19). Sebagaimana diketahui kata Kaswandi berdasarkan data BMKG, puncak kemarau di Pelalawan terjadi pada bulan Juli 2019. Dimana pada bulan itu betepatan pula dengan ibadah puasa bulan Ramadhan dan disusul dengan perayaan lebaran 1 Syawal. Untuk mencegah terjadinya, Karhutla ini, sambung Kaswandi perlu dilakukan sejak sekarang. "Saya tak bisa membayangkan, pada saat lebaran nanti, petugas tak bisa berlebaran dengan keluarga lantaran terlibat berjibaku memadamkan api," ujar Kaswandi seraya mengatakan sebelum memasuki puncak kemarau itu, harus dicegah Karhutla dari sekarang, oleh masing-masing stakholder, Ia menegaskan, bahwa tahun ini terjadi Karhutla di tiga kecamatan, meliputi Pangkalan Kerinci, Teluk Meranti dan Kuala Kampar. Meskipun ia tidak merinci berapa total luas lahan yang terbakar di tiga kecamatan itu, namun Kaswandi menegaskan saat ini tim pemadam kebarakan masih berada dilapangan memadam api, tepatnya, di desa Pangkalan Terap kecamatan Teluk Meranti. "Terhadap lahan yang terbakar, kita proses," tegasnya. Sebagai data tambahan, terhitung sejak Selasa 12 Maret 2019, pemda Pelalawan telah menaikan setatus Siaga Darurat Penanggulan Bencana 2019.***(feb)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang