Jum’at, 15 Pebruari 2019 14:47

Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung

Seorang duda di Tapung dijebloskan ke dalam sel Polsek Tapung. Ia dituding telah mencabuli bocah berusia empat tahun.

TAPUNG-riauterkini- Unit Reskrim Polsek Tapung Polres Kampar amankan seorang tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung pada Jumat dinihari (15/2/2019).

Pelaku kasus cabul yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah MN alias OP (43) warga Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. OP sebelumnya dilaporkan tetangganya HL (38) ke Polsek Tapung, atas tuduhan telah mencabuli anak perempuannya yang baru berusia 4 tahun.

Terungkanya peristiwa ini berawal pada Rabu siang (13/2/2019) sekira pukul 11.30 WIB, saat ibu korban sedang berada di tempat saudaranya bersama anaknya sebut saja Mawar yang baru berusia 4 tahun.

Waktu itu ibu korban pergi ke warung untuk berbelanja, sementara anak perempuannya itu bermain di sekitar rumah saudaranya. Sepulang dari warung, korban menghampiri ibunya lalu menceritakan perbuatan pelaku. Lebih lanjut diceritakan korban bahwa OP melarangnya menceritakan hal ini pada ibunya dan menjanjikan akan memberi uang jajan kepadanya.



Tak terima, ayah korban lalu melaporkannya ke Polsek Tapung untuk pengusutannya.

Menindaklanjuti laporan ini Kapolsek Tapung perintahkan Panit Reskrim dan anggota Opsnal Polsek melakukan penyelidikan, pada Jumat dinihari (15/2/2019) sekira pukul 01.00 wib diketahui bahwa pelaku sedang berada di rumahnya di Desa Karya Indah dan langsung dilakukan penangkapan.

Setelah diinterogasi, OP mengakui perbuatannya dan selanjutnya dibawa oleh petugas ke Polsek Tapung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Tapung AKP Sanny Handityo SIK melalui Panit Reskrim Ipda Novris H. Simanjuntak SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Novris bahwa tersangka MN alias OP telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ditambahkan Kanit Polsek Tapung, menurut pengakuan pelaku bahwa dirinya khilaf karena nafsunya tidak terlampiaskan disebabkan istrinya sudah lama meninggal dunia.*(mad)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang