Jum’at, 15 Pebruari 2019 13:35

Libatkan Pemerintah Desa,
Bappeda Rohul Mutakhirkan Data Spasial Jalan Kabupaten

Bappeda Rohul mulai melakukan pemutakhiran data spasial jalan kabupaten berbasis GPS di 139 desa dan 6 kelurahan yang ada di 16 kecamatan.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai melakukan pemutakhiran data spasial jalan kabupaten berbasis GPS (Global Positioning System) di 139 desa dan 6 kelurahan yang ada di 16 kecamatan.

‎‎Sebelum pemutakhiran data spasial jalan kabupaten, Bappeda Rokan Hulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Bidang Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perhubungan Tentang Pemutakhiran Jalan Data Spasial Jalan Kabupaten.

Rakor sehari di aula Kantor Bappeda Rokan Hulu, Jumat (15/2/2019)‎, dibuka oleh Kepala Bappenda Rokan Hulu Nifzar, dihadiri seluruh Camat dan Kepala Desa serta Lurah se-Kabupaten Rokan Hulu.

‎Saat Rakor, seluruh ‎Kades dan Lurah yang ada di Rokan Hulu diminta melakukan pemutakhiran data spasial jalan lingkungan desa paling lambat 25 Februari 2019. Hasil pemutakhiran diserahkan ke Camat, dan dilanjutkan ke kabupaten.

Kasubbid Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perhubungan Bappenda Rokan Hulu, Rafit Mahendra, mengatakan pada Rakor dibahas dalam rangka pemutakhiran data spasial jalan kabupaten.

Ia menerangkan ruas-ruas jalan kabupaten di desa atau kelurahan yang telah di-SK-kan Bupati Rokan Hulu akan dilakukan pemutakhiran, melibatkan seluruh pemerintahan desa.

Tujuan dari pemutakhiran data spasial jalan sendiri, sehingga ruas-ruas jalan yang ada di Kabupaten Rokan Hulun mulai jalan lingkungan desa sampai ruas kabupaten, provinsi dan nasional bisa dipetakan berbasis spasial menggunakan titik kordinat.

Setelah pemutakhiran, nantinya semua infrastruktur jalan di Rokan Hulu akan diketahui kondisinya, bangunan apakah masih jalan tanah, jalan semenisasi, dan kondisi fisik jalan.

"Tapi ini masih data base jalan yang kita kejar. Pemutakhiran yang diminta ruas-ruas jalannya, mulai nama jalan yang ada di lingkungan desa itu, kemudian titik pangkal pengenalnya apa, ujungnya apa, lebar jalan berapa," tambah Rafit, dan mengaku pemutakhiran data spasial jalan didukung seluruh Kades serta Lurah.

Diakui Rafit, setelah dilakukan pemutakhiran, tentunya ke depan pemerintah daerah lebih mudah mengindetifikasi anggaran yang telah masuk. Seluruh jalan yang ada juga mudah diindentifikasi.

Menurut Rafit, ada banyak keuntungan setelah dilakukan pemutakhiran data spasial jalan kabupaten, salah satunya pemerintah‎ daerah bisa melihat prioritas pembangunan ke depan dan akan lebih terarah.

"Data spasial jalan ini akan ter-connect di dalam sistem e-Planning kita. Jadi nanti di dalam e-Planning tentunya akan tahu kita ruas-ruas yang diusulkan pada saat Musrenbang itu sudah terdata di sistem perencanaan," ungkap Rafit.‎

Rafit menambahkan dalam waktu dekat, seluruh Kades dan Lurah diminta sudah menyampaikan data spasial jalan paling lambat tanggal 25 Februari 2019. Selanjutnya, akan ada rapat lanjutan untuk memfinalisasi data bersama instansi terkait di Kabupaten Rokan Hulu, seperti Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan.***(zal)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang