Kamis, 14 Pebruari 2019 17:15

Kabut Asap, Warga Dumai Mulai Gunakan Masker

Sudah dua hari ini, kota Dumai diselimuti kabut asap akibat karhutla yang terjadi di sekitaran kota tersebut. Meski masih tipis namun sebagian warga telah menggunakan masker saat keluar rumah.

Riauterkini - Pekanbaru - Penampakan kabut asap terjadi sejak kemarin, Rabu (13/02/19) hingga hari ini. Kabut asap ini disinyakir selain akibat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Dumai sendiri, namun juga kiriman dari kiriman dari beberapa daerah yang berbatasan langsung dengan kota Dumai.

Kepala BPBD Dumai, Afrilagan kepada Riauterkini.com mengatakan kabut asap masih cenderung tipis. Sehingga aktifitas masih seperti biasa. " Sebagian warga sudah ada yang menggunakan masker di jalan raya," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, di wilayah Dumai karhutla terjadi di jalan Rimbun jaya Rt.04 Kelurahan lubuk gaung Kecamatan sungai sembilan. Dimana luas lahan terbakar mencapai 10 hektare.

"Saat ini statusnya sudah dipadamkan. Hanya tinggal pendinginan," bebernya.

Hal senada juga diugkapkan Kepala Operasi Manggala Agni Dumai, Jusman. Ia menjelaskan kabut asap sebagian besar merupakan asap kiriman dari kebakaran lahan yang terjadi di wilayah pulau Rupat. Sebab angin di kota tersebut juga cukup kencang.

"Di Pulau Rupat terdapat sekitar 70 hektare lahan terbakar. Sedangkan di Dumai memang ada tapi sedikit. Hanya sekitar 10 hektare. Bahkan sebagian sudah dalam pendinginan," terangnya.

Menurutnya, terjadinya kebakaran lahan di wilayah Dumai akibat minimnya hujan yang terjadi sejak Januari lalu. "Bisa dibilang tak pernah hujan. Namun saat ini sudah mendung," bebernya.

Sementara, menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru kabut asap yang terjadi di kota Dumai masih tipis. Dimana jarak pandang mencapai 5 kilometer. ***(rul)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang