Jum’at, 25 Januari 2019 08:22

Bupati Bengkalis Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah Eks Transmigrasi dan PTSL

Ribuan keluarga eks transmigrasi dan PTSL kini punya bukti kepemilikan lahan. Bupati Bengkalis serahkan sertifikat tanah mereka.

Riauterkini-BENGKALIS- Bupati Bengkalis Amril Mukminin, SE, MM secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah eks transmigrasi untuk 347 penerima di dua desa, Desa Sumber Jaya dan Desa Tanjung Damai, Kecamatan Siakkecil serta 832 penerima sertifikat hak atas tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2018 di Halaman Kantor Camat Siakkecil, Kamis (24/1/19).

Penyerahan sertifikat itu disaksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau diwakili Kabid Ketransmigrasian, Eva Ismail, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Daerah Pemilihan Bukitbatu-Siakkecil Zuhandi, Kapolres Bengkalis Yusuf Rahmanto, S.I.K, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Timmy Prasetyo, Kajari Bengkalis, Heru Winoto, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Heri Indra Putra, Kepala Disnakertrans Kabupaten Bengkalis Ridwan Yazid, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bengkalis, Subiakto, dan Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Camat, kepala desa serta masyarakat.

Kesempatan ini Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, bahwa kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum kepemilikan tanah masyarakat dalam upaya meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Sertifikat itu, lanjut Amril, sebagai bukti kepemilikan tanah secara sah, artinya pemerintah mengakui kepemilikan tanah masyarakat agar dapat memberikan manfaat kepada pemegang hak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta tidak mudah untuk diperjualbelikan.

"Tanah yang telah diperoleh ini janganlah diperjualbelikan dan kami juga berharap dapat dikelola dengan baik sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga," pesan mantan Kepala Desa Muara Basung ini.

Sementara itu, sertifikat tanah melalui Program PTSL tahun 2018, merupakan kegiatan yang pertama terlaksana di Kabupaten Bengkalis. Dari target 16.500 peta bidang tanah yang berada dalam wilayah delapan kecamatan di daerah ini, sebanyak 15.100 sertifikat hak atas tanah telah diterbitkan.

2019, PTSL Ditargetkan 18.000 Bidang Tanah

Pada 2019 ini, Pogram PTSL di Kabupaten Bengkalis memiliki target pengukuran tanah dan penerbitan peta bidang tanah sebanyak 18.000 bidang dan untuk penerbitan sertifikat hak atas tanah sebanyak 11.000 bidang. 

Menurut Amril, untuk mencapai target tersebut memerlukan dukungan dan sinergitas antara pemerintah dan instansi terkait baik pusat, maupun daerah terutama Disnakertrans dan BPN serta dukungan masyarakat Kabupaten Bengkalis secara umum.

"Pemerintah saat ini ingin mengimplementasikan amanat konstitusi dimana tanah sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat. Karena pertanahan menyangkut hajat hidup orang banyak," ujar Amril.

Disebutkan Amril, untuk tahun ini, di Indonesia ditargetkan sembilan juta sertifikat yang harus diterbitkan. Dan ini semua adalah bentuk perhatian pemerintah untuk melepaskan rakyat dari lingkaran kemiskinan.

"Kepemilikan tanpa dokumen resmi, membuat celah lahan yang kita miliki diserobot oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga ini menjadi perhatian pemerintah agar sertifikasi tanah ini terus berlanjut," imbuhnya.***(dik/inf)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang