Rabu, 23 Januari 2019 20:58

Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019

Panitia Imlek Bersama Tahun 2570 yang diketuai Mariyana tengah persiapkan serangkaian gelaran. Diantaranya yakni bazar kuliner dan pentas seni yang dihadirkan di jalan Karet Kampung Tionghoa Melayu Pekanbaru.

Riauterkini - PEKANBARU - Mariyana yang juga selaku Ketua Ikatan Keluarga Tionghoa Pekanbaru (IKTP) mengatakan berbagai rangkaian gelaran akan dihadirkan sepanjang perayaan menyambut detik-detik Imlek hingga penutupan Imlek yakni perayaan Cap Go Me, 19 Februari nanti. Dimana pada imlek di tahun Babi Tanah ini, pihaknya mengusung tema Hidup Harmonis Berkah Melimpah NKRI Damai Rakyat Sejahtera.

"kita akan taja berbagai gelaran yang bertujuan untuk menjalin tali sillaturahmi dan mempererat rasa kekeluargaan seluruh umat beragama. Jadi, ini terbuka untuk umum. Sebab ini adalah perayaan budaya yang dapat dinikmati semua pengunjung yang datang," terangnya.

Lanjutnya, perayaan Imlek 2019 ini akan diawali dengan pembukaan bazar kuliner pada 24-27 Januari di sepanjang jalan KTM tersebut. Nantinya akan ada 39 stand UMKM yang menjajakan berbagai menu andalannya.

"Ini dampaknya sangat positif, dapat membantu perekonomian para pelaku UMKM tersebut. Malahan yang mendaftar tahun ini justru didominasi oleh warga sekitar, bukan warga Tionghoa sendiri. Kita bangga dan apresiasi dengan antusias ini," katanya.

Selain pengunjung dapat menikmati beragam kuliner yang disajikan, disuasana yang indah ditemani cahaya lampion yang terpasang disepanjang jalan ini, pengunjung juga akan dimanjakan dengan kemeriahan pentas seni dari berbagai sekolah. Bazar ini akan dihadirkan hingga pukul 22.00 WIB.

Di lokasi lain yakni pada 26 Januari, pihaknya juga gelar lomba menyanyi dan menari di Mal Ciputra Seraya Pekanbaru. Ada juga lomba Fotografi yang baru tahun ini diadakan.

Sementara, pada 4 Februari warga Tionghoa akan melaksanakan detik-detik Imlek dimana dalam perayaan ini akan diundang pula berbagai organisasi atau paguyuban etnis lainnya. Seperti paguyuban Sunda Riau, Batak Riau, Nias Riau, Manado dan Melayu Riau yang juga berpartisipasi dalam menampilkan karya seninya.

Selanjutnya, gelaran akan dilanjutkan dengan perayaan imlek bersama di Hotel Furaya Pekanbaru pada 7 Februari 2019 nanti. Sedangkan pada 16 Februari 2019 pihaknya kembali gelar lomba bahasa mandarin di mal SKA Pekanbaru. Dan pada 19 Februari 2019, perayaan Cap Go Me akan dilaksanakan di jalan Karet Pekanbaru.

Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Peng Suyoto menambahkan selain menggelar beragam acara dalam upaya perayaan imlek, pihaknya juga menggelar bakti sosial di berbagai Vihara, Dharma Loka, Maetrea bahkan juga menyalurkan bantuan kepada warga yang kurang beruntung.

"Ini sebagai ungkapan rasa syukur dan berbagi kebahagiaan yang memang rutin kita laksanakan setiap tahunnya," katanya.

Bahkan, hingga saat ini pihaknya juga masih terus melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana sunami di Selat Sunda.

"Kita berharap di Imlek 2470 tepat di shio Babi Tanah ini kerukunan semakin terpupuk, kekeluargaan semakin erat dan silaturahmi semakin terjalin. Sehingga muncul harapan baru untuk semakin kompak dalam hidup beragama, berbangsa dan beragama," singkatnya. ***(rul)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang