Rabu, 23 Januari 2019 16:21

Diduga DL Massal, Kantor Bupati dan DPRD Pelalawan Lengang Mencekam

Kantor Bupati dan DPRD Pelalawan hari ini terlihat sepi mencekam. Pasalnya, para pejabat tengah dinas luar (DL) berjamaah.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Suasana kantor bupati dan kantor DPRD Pelalawan, Rabu (23/1/19) lengang dan mencekam. Bahkan hingga siang menjelang jam pulang kantor, suasana sepi kian terasa. Nyaris tidak ada aktivitas dari para pegawai yang berkantor, baik di kantor bupati Pelalawan begitu juga, di kantor DPRD Pelalawan. Pantauan wartawan ini, misalnya, di kantor bupati Pelalawan yang biasanya dipenuhi mobil dinas parkir, namun hari ini terlihat di parkiran lantai dasar hanya satu mobil Innova berplat merah parkir sendiri. Begitu juga, di parkirsn bagian sisi kanan, atau antara rumah dinas bupati dan kantor bupati hanya terlihat beberapa unit mobil pribadi parkir. Sementara, di dalam kantor bupati, di beberapa ruangan bagian terlihat pula hanya beberapa pegawai berada di setiap ruangan. Tidak terlihat aktivitas mencolok dari para pegawai ini. Bahkan di beberapa ruangan para pejabat tertutup dan terkunci. Belum ada penjelasan resmi terkait, lengangnya, aktivitas di kantor tersebut, namun tersiar kabar pejabat di kantor bupati Pelalawan melakukan Dinas Luar (DL) di Jakarta secara bersama-sama. Sementara itu, hal yang sama juga terasa di kantor DPRD Pelalawan. Nyaris tidak ada aktivitas para pegawai dikantor ini. Dikabarkan, pula seluruh komisi di DPRD Pelalawan bersamaan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke berbagai daerah dan provinsi. Sekretaris DPRD Pelalawan, Tengku Muhktaruddin ketika dikonfirmasi membenarkan tiga komisi di DPRD melakukan serangkaian kunjungan kerja. Menurutnya, untuk komisi I melakukan Kunker ke kota Padang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sementara komisi II Kunker ke kota madya Batam Kepulauan Riau dan komisi II, Kunker ke kota Medan Sumatera Utara.***(feb)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang