Senin, 21 Januari 2019 20:44

DPRD Riau Sebut Ada Indikasi Kecurangan Perusahaan Terhadap Pajak Air Permukaan

Anggota Komisi III DPRD Riau sebut ada indikasi kecurangan laporan pajak pemakaian air permukaan oleh perusahaan. Dewn temukan meteran di sejumlah perusahaan tidak berfungsi.

Riauterkini-PEKANBARU- Anggota Komisi III DPRD Riau, Marwan Yohanis sebut, ada indikasi kecurangan yang dilakukan perusahaan dalam laporan pajak pemakaian air permukaan yang disampaikan ke pemerintah Provinsi Riau.

Hal ini menurutnya bukan tanpa alasan. Terlebih lagi, Badan Pendapatan Daerah Riau belum memiliki sistem pengukuran penggunaan air untuk mengawasi penggunaan air permukaan.

"Alat ini kan banyak punya perusahaan, mereka menyedot air, kemudian menghitung sendiri, melaporkan sediri. Artinya apa, dia memakai 1000 meter kubik, yang dia laporkan hanya 100 meter kubik. Kita tidak pernah tahu, karena pengawasannya tidak ada," kata Marwan Yohanis, Senin (21/01/19).

Ia pun menjelaskan, pajak air permukaan di Riau mesti digali lebih dalam. Jika ada perusahaan yang tidak melaporkan pajak air permukaan, maka bisa dikenakan sanksi.

"Di UPT kendalanya seperti itu. Saya tinjau ke lapangan Rokan Hulu dan Kuansing, meteran tidak berfungsi. Ada meteran baru tapi tidak dipasang," ungkapnya.

Berdasarkan rekap Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau, perolehan pajak air permukaan periode Januari hingga 26 Desember 2018 mencapai Rp25,6 miliar atau baru 39,5 persen dari target.

"Perusahan yang memakai air permukaan di Riau sangat banyak. Kalau bisa dipasang meteran yang telah disegel yang tidak bisa dibongkar, sehingga perhitungan pemakaiam air pun lebih valid," tutupnya. ***(ary)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang