Selasa, 15 Januari 2019 14:19

Buntut Pembunuhan Burung Enggang oleh Warga,
Pemuka Adat Minta BKSDA Sosialisasikan UU Hewan Dilindungi

Karena ketidaktahuan mereka, dua warga Kuansing ini harus berurusan dengan pihak berwajib pasca membunuh Burung keEnggang dan memakannya. BKSDA Riau diminta menyosialisasikan tentang mana saja hewan yang dilindungi dan tidak boleh diganggu.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pemuka adat Kecamatan Gunung Toar, Gamaludin (Datuak Jolelo) meminta pihak BKSDA Provinsi Riau agar turun ke masyarakat melakukan sosialisasi terkait UU hewan dilindungi.

Tujuannya, supaya masyarakat mengetahui hukum yang dapat menjerat mereka bila berurusan dengan hewan-hewan yang masuk kategori dilindungi tersebut.

Agar kasus yang sama tidak terulang kembali terjadi di masyarakat, dikarenakan awamnya pengetahuan masyarakat tentang masalah hukum yang diterapkan terhadap hewan yang dilindungi ini.

"Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Desa Siberobah, Kecamatan Gunung Toar. Dua warga pendatang salah satu dari mereka memposting di medsos mendapatkan Burung Enggang, usai menyembelih burung tersebut, akhirnya berbuntut hukum. Nah, ini kan lantaran ketidaktahuan mereka," jelas Gamaludin, Selasa (15/1/2019) siang.

Maka dari itu, Gamaludin, meminta pihak BKSDA gencar turun ke masyarakat, melakukan sosialisasi untuk memberitahukan ke masyarakat tentang hewan apa saja yang dilindungi undang-undang.

"Kalau karena ketidaktahuan masyarakat, lalu mereka terjerat masalah hukum, kan kasihan kita. Kalau mereka mengetahui tentu tidak akan sampai terjadi pembunuhan terhadap hewan dilindungi ini," ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya dua warga pendatang yang berdomisili di Desa Siberobah, terjerat masalah hukum terkait hewan dilindungi ini, karena telah menyembelih hewan tersebut.

Satu tersangka atas nama Arhedi, telah diamankan Satreskrim Polres Kuansing, sedangkan satunya lagi ditetapkan sebagai DPO atas nama Oyon, karena telah dahulu kabur, setelah poto yang ia unggah diakun fb miliknya viral di masyarakat.** (Jok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang