Rabu, 9 Januari 2019 20:10

November 2018, Ekspor Riau Capai Rp 1,27 Triliun

Ekspor Riau November 2018 surplus sebesar 2,01 persen dibanding Oktober 2018. Kenaikan dipicu naiknya ekspor migas.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom Rabu (9/1/19) mengatakan, eksport Riau bulan November 2018 mencapai Rp 1,27 triliun. Naik sebesar 2,01 persen dibandingkan ekspor Riau pada bulan sebelumnya.

Menurut Aden, angka prosentase tersebut lebih tinggi dibanding Oktober 2018 yang hanya sebesar 1,24 persen dibanding dengan ekspor bukan sebelumnya.

"Kenaikan ini didorong oleh naiknya ekspor migas sebesar 14,21 persen. Sedangkan ekspor nonmigas justru turun sebesar 0,04 persen," terang Aden.

Tercatat ekspor migas dari US$ 179.30 juta pada bulan Oktober 2018 naik menjadi US$ 204.77 juta pada bulan November 2018. Sedangkan ekspor nonmigas dari US$ 1.065,35 juta pada bulan Oktober 2018, turun menjadi US$ 1.064,93 juta pada bulan November 2018.

Lebih lanjut Aden mengatakan, untuk ekspor nonmigas dari 10 golongan barang terbesar di bulan November 2018, terjadi pada berbagai produk kimia yang tercatat US$ 21.56 juta, bubur kayu (Pulp) US$ 4.72 juta, dan ampas dan sisa industri makanan US$ 0.32 juta.

Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar US$ 15.76 juta, bahan kimia organik US$ 4.13 juta, serta kertas dan karton US$ 3.41 juta.

Ekspor Riau Januari-November Tumbuh 0,17 Persen

Angka statistik BPS Provinsi Riau selama Januari sampai dengan November 2018 menunjukkan, nilai ekspor Riau tumbuh sebesar 0,17 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu didorong oleh naiknya ekspor migas sebesar 15,54 persen, meski ekspor non migas mengalami penurunan sebesar 2,48 persen.

"Kenaikan ekspor migas disebabkan oleh naiknya ekspor minyak mentah sebesar 15,00 persen dan ekspor industri pengolahan hasil minyak sebesar 19,45 persen," paparnya.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang