Rabu, 9 Januari 2019 17:05

Pengelola Armada Roro Pulau Bengkalis-Pulau Sumatera Diminta Perbaiki Fasilitas

Dishub Kabupaten Bengkalis mengeluhkan kondisi sejumlah armada penyeberangan tujuan dari dan ke Air Putih (Pulau Bengkalis)-Sungai Selari (Pakning) yang dinilai kurang nyaman bagi pengguna.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis mengeluhkan kondisi sejumlah armada penyeberangan atau Roro tujuan dari dan ke Air Putih (Pulau Bengkalis)-Sungai Selari (Pakning) dinilai kurang nyaman bagi pengguna. Bahkan pihak Dishub sudah beberapa kali meminta pengelola Roro untuk mengganti sejumlah armada.

Dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pelayaran Dishub Kabupaten Bengkalis, Zul Asri, beberapa armada Roro Bengkalis saat ini ada yang bermuatan kecil dan beberapa fasilitasnya kurang baik.

"Sudah lama kita minta ganti kepada pengelola kondisi kapal ini. apalagi beberapa kapal kondisi kamar mandinya banyak yang kurang bagus, sudah berapa kali kita ajukan surat tertulis untuk membenahi ini, namun kurang juga direspon," terang Zul Asri, Rabu (9/1/19).

Menurut dia, beberapa armada memang sudah cukup baik seperti yang di kelola Peusahaan Jembatan Nusantara. Namun belum semuanya ada beberapa armada lainnya yang kurang memenuhi kenyamanan pengguna jasa.

Dirinya berharap, di tahun ini ada peningkatan pelayanan dilakukan pengelola. Sehingga masyarakat Bengkalis nyaman menggunakan penyeberangan Bengkalis-Pakning.

"Untuk peningkatan pelayanan ini memang harus bersama, baik kita dari pemerintah maupun pihak pengelola armada. Bahkan kemarin pihak pengelola armada meminta kenaikan tarif, namun kita meminta pelayanan ditingkatkan. Jadi kita minta mereka meningkatkan pelayanan baru akan kita setujui kenaikan tarif," jelas Zul Asri.

Terpisah, Manajemen PT. Jembatan Nusantara Bidang SDM Darat dan Umum, Said Azamsyah mengatakan, saat ini PT. Jembatan Nusantara menyiapkan tiga unit armada melayani jasa penyeberangan tujuan dari dan ke Air Putih (Pulau Bengkalis)-Sungai Selari (Pakning), Bahari Nusantara, Mulya Nusantara, dan Swarna Putri, sedangkan satu lagi melayani jasa penyeberangan tujuan Dumai-Pulau Rupat, KMP Swarna Dharma.

Terkait fasilitas Roro dan Dishub sudah beberapa kali menyampaikan surat agar segera ditanggapi, Said mengatakan, sebenarnya pihaknya bukan tidak merespon apa yang disampaikan tersebut. Terkait keberadaan fasilitas yang sering dikeluhkan masyarakat, manajemen PT. Jembatan Nusantara sudah berupaya melakukan sejumlah perbaikan dan peningkatan.

Seperti kebersihan kapal dan pemasokan air diakuinya, karena kendala air bersih yang kurang lancar. Tanki yang ada di kapal lebih besar digunakan untuk pendingin mesin, namun tetap diusahakan agar setiap trip kapal sandar ada penambahan air bersih ke kapal dan dalam sehari bisa dilakukan sebanyak tiga kali.

Terkait dengan keluhan-keluhan pengguna atau masyarakat, pria kelahiran Kelapapati Bengkalis 38 tahun silam ini memaklumi adanya hal itu. Bahwa masalah tersebut, manajemen juga sudah menyampaikan ke pihak kapal, karena tenaga untuk kebersihan sudah disiapkan.

"Petugas kita sudah diperintahkan untuk terus menjaga kebersihan kapal, alat-alat sudah disiapkan semua hanya tinggal pelaksanaan saja dan kita pun sudah memberikan teguran kepada petugas kapal, karena anggaran untuk kebersihannya setiap bulan sudah ada. Kita juga berharap pengguna juga merasa memiliki fasilitas yang ada, sama-sama menjaga kebersihan," terangnya.

Sementara itu terkait dengan penambahan armada atau pergantian, ditambahkan Said, perlu kajian yang lebih mendalam, seperti spesifikasi armada yang harus sesuai dengan dermaga dan hal lainnya.***(dik)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang