Kamis, 6 Desember 2018 21:21

PNS dan Kontraktor di Rohil Terjerat Korupsi Danau Buatan, Rohil Dihukum 4 Tahun Penjara

Hakim Tipikor PN Oekanbaru nyatakan tiga terdakwa korupsi Danau Buatan, Rohil bersalah. PNS dan kontraktor tersebut diganjar empat tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU- Saidin, Kasi Pramuka Disparpora. Wira Shaputra, Direktur CV Vitra Kumala, dan M Taufik, selaku Konsultan pada proyek pembangunan Danau Buatan di Bagan Siapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Terlihat lemas saat meninggalkan ruang sidang tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, pada Kamis (6/12/18) sore.

Pasalnya, PNS dilingkungan Pemkab Rohil dan Dua rekanan itu. Tetap dinyatakan hakim terbukti secara melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara.

Atas perbuatannya, majelis hakim yang diketuai Bambang Myanto SH, menghukum ketiganya dengan pidana penjara selama 4 tahun.

" Menghukum terdakwa dengan pidana penjara masing masing selama 4 tahun denda Rp 200 juta subsider 2 bulan. Untuk kerugian negara sebesar Rp 449 juta dibebankan kepada terdakwa Wira Shaputra. Dan jika tidak dibayar, terdakwa dikenakan hukuman kurungan badan (subsider) selama 6 bulan," terang Bambang.

Perbuatan ketiga terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) KUH.Pidana," sambung Bambang.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mochtar Arifin SH, Niki Junismero SH, Reza Rizki Fadillah SH menuntut masing masing terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp 200 juta subsider 4 bulan.

Untuk kerugian negara sebesar Rp 449 juta, dibebankan kepada terdakwa Wira Saputra, dan jika tidak dibayar dapat diganti (subsider) dengan hukuman kurungan badan selama 2 tahun.

Seperti diketahui, Ketiga terdakwa yakni, Saidin, Kasi Pramuka Disparpora, Rohil. Kemudian Wira Shaputra, Direktur CV Vitra Kumala, dan M Taufik, selaku Konsultan. Didakwa telah merugikan negara sebesar Rp 449.715.177 juta.

Dimana proyek pembangunan Danau Buatan dengan pagu anggaran senilai 1.7 milliar pada Dinas Parawisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Rohil tahun anggaran 2013 itu, diduga tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak (pengurangan item pekerjaan) serta letak posisi proyek yang berubah.

Proyek yang seharusnya dibangun di Komplek Pemuda Bagan Siapiapi itu, kemudian dialihkan pembangunannya di daerah Jembatan Pedamaran.***(har)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang