Rabu, 5 Desember 2018 15:14

Pengurus Himperra Riau Periode 2018-2022 Resmi Dilantik

Pengurus Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Riau periode 2018-2022 <20182022> resmi dilantik dan dikukuhkan. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Himpera, Endang Kawidjaja

Riauterkini - PEKANBARU - Segenap pengurus Himperra Riau resmi dilantik hari ini di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru. Ir Yulekson terpilih sebagai Ketua DPD Himperra Riau hingga 2022 mendatang.

Dalam Sambutannya, Ketua Umum Himpera, Endang Kawidjaja mengatakan pelantikan ini adalah salah satu bentuk optimisnya Hinperra dalam mensukseskan target-target yang telah diprogramkan baik di 2018 ataupun 2019 mendatang.

"Himpera Riau kita yakini mampu mencapai target di 2019. Dimana ditargetkan 11. 000 <11000> unit rumah subsidi terbangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," terangnya.

Ungkapanya ini, optimis dicapai sebab Himperra Riau saat ini memiliki sekitar 105 anggota yang berasal dari pengembang aktif diseluruh wilayah Riau. "10 unit saja setiap bulan terealisasi oleh satu pengembang maka target 11.000 <11000> rumah pasti tercapai," bebernya.

Diharapkan dipengurusan baru ini Himperra semakin berkembang di Riau dengan visi misi utama yakni mendukung program pemerintah menghadirkan 1.000.000 <1000000> rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Kita tengah usulkan kepada PUPR terkait harga rumah subsidi pada 2019. Tentu ini pengaruh inflasi, kurs rupiah terhadap dolar, dan harga material yang cukup tinggi saat ini," paparnya.

Sementara Ketua DPD Himperra Provinsi Riau, Ir Yulekson menyebutkan target 11.000 <11000> rumah subsidi pada 2019 optimis di capainya. Selain dengan hadirnya kepengurusan yang beranggotakan 90 persen adalah pengembang rumah bersubsidi namun juga koordinasi yang telah dilakukan pihaknya kepada pihak terkait.

"Kita sudah berkoordinasi dengan 12 Bank yang ada di Riau baik syariah dan konvensional. Seperti BTN, BNI, BRI, Mandiri, Bank Riau, Artha Graha, dan sebagainya. Harapan kita, dapat terjalin kerja sama yang baik sehingga saling menguntungkan satu sama lain," tuturnya.

Selain dengan mitra, Himperra Riau juga telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah khususnya dalam kepengurusan izin atau sertifikat. Memang selama ini dikatakannya lancar tanpa ada kendala yang berarti.

Bukan hanya itu, saat ini perkembangan property di Riau juga masih sangat bagus. Khususnya di kota Pekanbaru, Kampar, Pelalawan. Menyusul Rokan hulu dan Tembilahan juga cukup potensial.

"Kita sudah membuktikan pencapaian target di 2018 yang sudah terealisasi sebanyak 6000 dari target kita 8.750. Kita optimis hingga akhir tahun ini tercapai," pungkasnya.***(rul)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang