Rabu, 5 Desember 2018 07:40

Tolong, Lobang Menganga di U-Turn Dekat Proyek Fly Over Arengka Menyusahkan

Lobang besar sudah berbulan di biarkan menganga di putaran dekat proyek jalan layang Arengka. Rakyat kecewa pemerintah tak peduli.

Riauterkini-PEKANBARU- Kemacetan di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, tepatnya selepas proyek fly over Pasar Arengka pagi ini, Rabu (5/12/18) lebih parah dari biasa. Pemicunya, ada truk interkuler yang nyangkut. Roda depannya terperosok di lobang besar di ujung belokan atau U-Turn.

Karena tersangkut, seluruh bagian truk menutup badan jalan ke arah Pasar Pagi. Beruntung ada lahan kosong yang bisa digunakan jadi jalan alternatif. Sementara dari arah sebaliknya yang terpicu macet parah. Karena mobil dari HR Soebrantas yang akan ke arah luar kota bertambah lama saat memutar.

Lobang besar menganga itu sudah berbulan-bulan tanpa ada yang peduli. Terutama dari pemerintah. Pernah ada warga yang coba menutup lobang tersebut dengan coran semen, namun muncul lobang baru yang lebih besar.

"Sudah banyak mobil yang terperosok. Tak terhitunglah. Tapi tak juga lobang ini diperbaiki," keluh Safri, penambal ban yang berlokasi di kawasan tersebut.

Safri dan warga yang main melontarkan kekecewaan serupa pada pemerintah yang tak peduli pada kesusahan rakyat akibat jalan dibiarkan rusak.

"Ajab kami Bang. Aturan sudah sampai subuh tadi, sampai sekarang masih di sini," keluh Ucok, kenek truk yang mengaku mengangkut jeruk dari Berastagi, Sumatera Utara.

Menurut warga, tak banyak biaya untuk sekedar menutup lobang besar itu, tapi anehnya pemerintah tak mau melakukan dan membiarkan warga terus disusahkan.

"Tolonglah Pak Pemerintah, perbaiki jalan ini. Susah kami dibuatnya," pinta Ucok yang diamini warga lainnya.

Sebagai informasi, U-Turn tersebut sangat fital keberadaanya, karena selama proyek jalan layang, seluruh kendaraan dari Jalan HR Soebrantas menuju Jalan Soekarno Hatta arah luar kota atau menuju Jalan Adi Sucipto harus melewatinya. Karena itu, mendesak dilakukan perbaikan penutupan lobang di tepi jalan tersebut. Jika tidak pemeintah, mungkin kontraktor fly over bisa melakukannya.***(mad)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang