Kamis, 8 Nopember 2018 17:27

Panel Distribusi Terbakar, Pelanggan PLN Pulau Bengkalis 'Antri' Dapat Jatah Daya Listrik

PLN Rayon Bengkalis tengah lakukan perbaikan panel-panel terbakar. Pendistribusian daya listrik kini hanya melalui panel yang tidak rusak.

Riauterkini-BENGKALIS- Suharno, ST, Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai menjelaskan, terkait pemadaman total listrik Pulau Bengkalis yang terjadi sejak Rabu (7/11/18) kemarin malam, bahwa tiga panel penghubung dari mesin-mesin pembangkit daya ke sistem jaringan dipastikan rusak akibat terbakar.

Karena panel terbakar dan mengalami kerusakan, sehingga tidak bisa mendistribusikan daya listrik ke pelanggan yang ada di pulau ini. Dan sekarang yang masih bisa beroperasi menyalurkan daya listrik ke pelanggan adalah panel-panel yang tidak terbakar atau kondisinya baik.

"Tentunya dengan kejadian ini, recovery kami adalah segera memperbaiki panel-panel yang terbakar itu," ujarnya kepada sejumlah awak media dari Pusat PLTD Pangkalan Batang, didampingi Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis, Hasdedy, Kamis (8/11/18) siang.

Saat ini, akibat kerusakan tersebut pada kondisi pagi beban puncak daya penggunaan listrik di Pulau Bengkalis mencapai 11 megawatt (MW), sedangkan daya yang tersedia untuk disalurkan ke pelanggan hanya berkisar 4 MW. Artinya, daya mengalami defisit khusus untuk pagi harinya saja sudah mencapai 7 MW.

"Jadi ada 7 MW pelanggan padam, dan upaya kami adalah bagaimana segera bisa masuk ke sistem agar pemadaman dapat diminimalisir. Jumlah panel yang rusak sedang kami investigasi, karena apinya bisa menyebar, dan harus kita bersihkan dahulu, setelah kelihatan aman baru akan dilakukan ujicoba satu persatu," katanya lagi.

Penyebab terbakarnya panel ini menurut Suharno, kejadian baru pertama kalinya terjadi ini, kemungkinan ada kebocoran dari salah satu panel yang di dalamnya terdapat gas, dan menimbulkan percikan api lalu terbakar.

Pihaknya bekerja keras dan mengusahakan perbaikan panel ini. Untuk pelayanan pelanggan beberapa hari kedepan dipastikan tidak normal. Dia menegaskan, khusus untuk mesin dalam kondisi tidak ada masalah. Namun persoalannya adalah daya dari pembangkit listrik atau mesin tidak bisa didistribusikan ke pelanggan karena panel mengalami kerusakan akibat terbakar.

"Kita upayakan semaksimal mungkin agar pemadaman diminimalisir. Bahwa alat baru juga sudah disiapkan, kami membawa alat dari Dumai, dalam proses perbaikan ini diperkirakan hingga tiga hari kedepan listrik ke pelanggan belum stabil, sebagian padam dan sebagian menyala," katanya lagi.

Sesuai dengan kemampuan daya hanya 4 MW, maka untuk pelanggan di Pulau Bengkalis akan digilir yang menyala. Saat ini beban puncak pada malam hari mencapai 17 MW, maka sebanyak 13 MW yang akan dipadamkan dan hanya daya 4 MW yang hidup.

Dan diperkirakan, dengan daya yang ada hanya 4 MW, dua jam menyala empat jam padam akan diberlakukan ke pelanggan dan terus disesuaikan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Dan, jadwal pemadaman bergilir yang diinformasikan juga sewaktu-waktu bisa berubah.***(dik)

Foto : Petugas PLN sedang berupaya melakukan perbaikan panel distribusi daya ke pelanggan setelah terbakar, Kamis (8/11/18).


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang