Kamis, 8 Nopember 2018 13:37

‎Stok Bantuan Kosong, Dinsos Rohul Masih Tunggu SK Tanggap Darurat Bencana

Dinas Sosial dan P3A Rohul saat ini tentang kehabisan stok sembako untuk disalurkan bagi para korban banjir di daerah itu. Pengajuan dana untuk pengadaannya harus menunggu turunnya SK Tanggap Darurat Bencana dari kepala daerah.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Stok bantuan bahan pokok atau Sembako untuk korban bencana sedang kosong di Dinas Sosial, Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) saat ini.

Dampak kosongnya stok bahan pokok untuk korban banjir, Dinsos P3A Rohul belum bisa menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir sementara waktu. Hal serupa juga dialami oleh Badan Pem‎berdayaan Bencana Daerah (BPBD) Rohul saat ini.

Plt Kepala Dinsos P3A Kabupaten Rohul Ir. Muhammad Ruslan M.Si, melalui Kepala Bidang ‎Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinsos P3A Rohul Hadiyanto SE, mengatakan setelah adanya penetapan tanggap darurat dari kepala daerah, maka Dinsos P3A Rohul bisa mengajukan‎‎ dana melalui Pos Tanggap Darurat.

"Stok sudah habis. Kita minta bantu ke provinsi. Kalau sudah ada SK (Surat Keputusan) nya bisa dipakai dana Pos Tanggap Darurat. Kita kan sifatnya pasca bencana," jelas Hadiyanto kepada riauterkinicom, Kamis (8/11/2018).

‎Hadiyanto mengaku sejauh ini belum ada pemerintah desa atau pemerintah kecamatan yang mengajukan bantuan secara tertulis, baru sebatas lisan. Meski demikian, Dinsos Rohul tetap melakukan sistem jemput bola, selama bantuan yang akan disalurkan telah tersedia.

"Namun pada prinsifnya kita akan sistem jemput bola bila sudah ada bantuan," kata Hadiyanto.

Menurutnya, bila SK Tanggap Darurat Bencana sudah keluar, Dinsos Rohul juga sudah bisa keluarkan bantuan beras dari Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog), melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP) maksimal 100 ton per tahun, sesuai Peraturan Menteri Sosial atau Permensos Nomor 20 tahun 2012.

"Namun sifatnya hanya untuk tanggap darurat bencana saja, dan atas permintaan pemerintah desa atau pemerintah kecamatan," ujar Hadiyanto, dan mengaku telah mengajukan proposal untuk dana tanggap darurat melalui APBD Rohul sebesar Rp 269 juta pada 19 Oktober‎ 2018.

Sejauh ini, tambah Hadiyanto, Dinsos P3A Rohul sendiri telah menyalurkan bantuan paket Sembako ke enam desa di tiga kecamatan, seperti Kelurahan Rokan dan Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto.

Selanjutnya, di Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam. Kemudian, empat desa di Kecamatan Bonai Darussalam, seperti di Desa Sontang, Desa Kasang Mungkal, Desa Kasang Padang, dan Desa Bonai.

‎Hadiyanto mengungkapkan untuk Kecamatan Rokan IV Koto telah disalurkan 368 paket bantuan, terdiri lauk pauk seperti kornet, mie instan 1.600 bungkus, dan 35 kardus air mineral.‎

Bantuan disalurkan di Kecamatan Kunto Darussalam 120 paket, terdiri mie instan 1.200 bungkus, dan air mineral 25 kotak. Sedangkan bantuan disalurkan di Kecamatan Bonai Darussalam, terdiri 180 paket mie instan 4.000 bungkus, 40 kotak air mineral.‎***(zal)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang