Kamis, 8 Nopember 2018 11:48

Suami ke Masjid, Warga Talang Muandau, Bengkalis 8 Kali Ditikam OTK

Seorang istri di Talang Mandau, Bengkalis ditikam OTK saat sang suami pergi ke masjid. Kini ia dalam perawatan di rumah sakit, sementara identitas pelaku telah dikantongi polisi.

Riauterkini - PINGGIR - Sungguh malang nasib Hartati (46) warga Simpang Medan, RT 01, RW 11, Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau (TM), Bengkalis. Saat sang suami pergi ke Masjid, Rabu (8/11/18) sekira pukul 22.00 WIB dirinya harus merasakan tikaman dari Orang Tak Dikenal (OTK) sebanyak 8 lobang ditubuhnya dengan menggunakan senjata tajam didalam rumahnya.

Akibat tikaman senjata tajam tersebut, kini korban tengah menjalani tindakan medis di salah satu Rumah Sakit (RS) swasta di Kota Duri, Kecamatan Mandau dan hingga kini belum dapat dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian.

Hal tersebut dipaparkan Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto melalui Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Sitinjak, Kamis (7/11/18). Awalnya, Pelaku yang diketahui korban mendatangi rumah korban sekira pukul 22.00 WIB dan memanggil suami korban dari luar rumah dengan panggilan Lek. Lalu korban membukakan pintu depan rumah dan saat pelaku menanyakan keberadaan suami korban dan korban spontan menjawab tengah berada di Masjid. Saat itulah pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam dan menikam korban hingga 8 kali.

Meski korban sempat berteriak minta tolong dan melakukan perlawanan dengan menggigit jempol tangan korban, namun pelaku seakan tak perduli dan terus menikam korban sebelum akhirnya melarikan diri saat warga berdatangan menolong korban.

"Identitas pelaku sudah kita kantongi dan dalam penyelidikan. Korban sendiri belum dapat dimintai keterangan dikarenakan masih dalam tindakan perawatan medis. Terkait motif pelaku melakukan penikaman tersebut, kita masih menunggu hingga korban dapat memberikan keterangan,"terang Kapolsek.*(hen)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang