Ahad, 21 Oktober 2018 14:41

Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh

Istri salah seorang pekerja perusahaan perkebunan ditemukan tergantung di Perumahan PT. RAKA berlokasi di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul. Sebelumnya, tak lupa ia meninggalkan surat untuk sang suami.

‎Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang istri dari salah seorang pekerja perusahaan perkebunan ditemukan tergantung di Perumahan PT. RAKA berlokasi di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu (Rohul).

Saat ditemukan, masih ada denyut jantung korban, namun pada akhirnya korban meninggal dunia saat mendapatkan pertolongan di Klinik HMC Kandis.

Perempuan berinisial RS (25 tahun) ditemukan tergantung dengan kain panjang di leher oleh tetangganya di pintu kamar rumahnya‎ pada Jumat petang (19/10/2018) sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono mengatakan dari lokasi polisi menemukan sebuah kain panjang, sebuah jirigen air, serta sepucuk surat ditulis korban untuk suaminya.

Ipda Nanang mengungkapkan, Jumat petang, Rosmawati belanja ke rumah korban RS, namun tidak ada jawaban saat dipanggil.‎ Karena tidak ada jawaban, anak Rosmawati melihat ke dalam rumah melalui jendela kamar korban, dengan cara menaiki kursi.

Saat melongok ke dalam, anak saksi terkejut melihat seorang wanita tergantung di pintu kamarnya, dan berlari memanggil ibunya. Mendengar itu, Rosmawati‎ berlari ke rumah korban, dan melihat korban sudah gantung diri.

Kejadian lantas diberitahukan Rosmawati ke warga lain, serta security PT. RAKA sekaligus meminta pertolongan. Pihak security harus mendobrak pintu rumah korban, karena terkunci dari dalam.

"Warga meminta pendeta dan suami korban dipanggil untuk menyaksikan korban diturunkan. Korban diturunkan dengan cara memotong kain panjang yang terikat di leher korban," jelas Ipda Nanang,‎ Ahad (21/10/2018).

Ipda Nanang mengatakan saat akan diturunkan, warga menemukan sepucuk surat untuk suaminya dipegang korban‎ yang saat itu memakai kaos warna coklat, dan celana pendek bola warna oranye.

Korban langsung dibawa ke Klinik PT. RAKA. Korban kemudian dirujuk pihak klinik karena masih ada detak jantungnya dan langsung dibawa memakai Ambulance perusahaan ke Klinik HMC Kandis.

Jumat malam sekira pukul 19.30 WIB, korban tiba di Klinik HMC Kandis dan langsung mendapatkan pertolongan, akan tetapi nyawa korban tidak tertolong lagi.

Hasil visum dilakukan oleh dr. Sinta di Klinik HMC Kandis menerangkan bahwa korban telah meninggal dikarenakan gantung diri.

"Hal itu ditandai keluarnya darah dan air liur dari mulut korban (RS)," pungkas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono.***(zal)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang