Jum’at, 12 Oktober 2018 09:53

Bupati Deklarasi Dukung Jokowi, Warga Kuansing Tetap Pilih Prabowo

Seluruh kepala daerah di Riau deklarasi dukung Jokowi. Tapi bagi masyarakat Kuansing, mereka tetap pilih Prabowo.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Beredarnya surat pernyataan dukungan sembilan kepala daerah di Riau terhadap pasangan Jokowi-Ma'aruf Amin. Termasuk salah satunya Bupati Kuantan Singingi Mirsini yang ikut menandatangani surat tersebut.

Meskipun Mursini menyatakan dukungannya terhadap calon petahana ini, masyarakat tak kan ikut perintahnya. Bahkan masyarakat siap berseberangan dengannya.

Salah satunya penolakan itu, disampaikan Sri (27) ia menyatakan tidak akan mendukung pilihan orang nomor satu di Kuansing ini.

"Sekalipun ia menyatakan mendukung Jokowi, atas nama bupati, saya pribadi siap berseberangan," tegas Sri, Jum'at (12//10/2018) pagi, di Telukkuantan.

Menurut Sri, penolakannya ini, bukan tidak tanpa alasan, sebab kata dia, beda pandangan dan pilihan dalam berdemokrasi dilindungi UU.

"Dan kita tidak mesti harus mengikuti bupati, kalau ia dukung Jokowi ya sah-sah juga tak ada larangan. Namun, konteknya jangan mengatasnamakan bupati, sealipun ia, saya tak akan ikut perintahnya," kata Sri.

Alasan lain, Sri, tak mendukung pilihan Mursini, karena ia menilai selama pemerintahan Jokowi, kondisi perekonomian begitu sulit, sementara pemerintah menurutnya tak punya solusi.

Sehingga, ia menginginkan perubahan, agar carut marut perekonomian ini dapat teratasi dengan adanya pemimpin baru.

Masih teringat baginya, dimasa pemerintahan SBY situasi tidak sesulit saat sekarang. Petanipun, dimasa itu kata dia, juga merasakan kejayaan.

"Bayangkan, harga karet dimasa SBY mencapai 20 ribu perkilonya, bahkan lebih. Sekarang dapat kita lihat nilai jualnya dibawa angka 10 ribu. Imbasnya ya ekonomi kita jadi sulit, karena mayoritas masyarakat kita kan bermata pencarian pada komoditi ini," tutupnya.*** (Jok)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang