Kamis, 11 Oktober 2018 19:25

Banjir di Kabupaten Rohul, Seorang Kakek di Desa Cipang Kanan Dikabarkan Hilang

Bencana banjir meluapnya Sungai Rokan di Kecamatan Rokan IV Koto dikabarkan menelan korban. Seorang kakek setengah abad di Desa Cipang Kanan dilaporkan hilang diduga terseret arus sungai.

‎ ‎ Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Tingginya curah hujan melanda di berbagai daerah di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akhir-akhir ini menyebabkan sejumlah aliran sungai kecil dan sungai besar meluap, Kamis (11/10/2018).‎

‎ Aliran ‎Sungai Rokan juga dilaporkan meluap. Selain dampak tingginya curah hujan, banjir kiriman dari Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat juga menyebabkan aliran Sungai Rokan meluap dan merendam pemukiman masyarakat di Kecamatan Rokan IV Koto dan Kecamatan Kunto Darussalam.‎

‎ Meluapnya Sungai Rokan di Kecamatan Rokan IV Koto bukan hanya merendam pemukiman masyarakat. Seorang pria berusia 50 tahun bernama Mawardi di Desa Cipang Kanan dilaporkan hilang, diduga terseret arus Sungai Rokan.‎

‎ ‎ Camat Rokan IV Koto, M. Abrar, membenarkan ada menerima laporan, bahwa seorang warga‎ Desa Cipang Kanan dilaporkan terseret arus Sungai Rokan.

Pria bernama Mawardi, dimana kakinya bekas amputasi tersebut diduga warga terseret derasnya arus sungai Rokan yang terjadi pada Kamis pagi sekira pukul 07.30 WIB.‎

‎ "Laporan warga, saat kejadian itu korban melihat tongkatnya untuk berjalan di tepi sungai, dan saat hendak mengambil tongkatnya itulah diperkirakan korban terseret arus Sungai Rokan," ungkap Abrar.‎

‎ Camat Rokan IV Koto mengaku dugaan adanya hanyut warga bernama Mawardi ini pertama kali dibertahukan menantunya bernama Aryon. Menantunya tidak melihat korban di dalam atau di sekitaran rumah, dan diduga hanyut saat akan mengambil tongkat miliknya.

‎ ‎ "Kejadian ini sudah dilaporkan ke Bhabinkatibmas, BPBD Rohul dan Basarnas Provinsi Riau untuk bantuan proses pencarian korban yang diduga hanyut," kata Abrar.‎

‎ ‎ Selain itu, Abrar menerangkan dampak meluapnya Sungai Rokan dengan ketinggian sekira 50 centimeter, ada sekira 125 Kepala keluarga (KK) terdampak banjir, seperti di Desa Rokan Koto Ruang 80 KK, dan Kelurahan Rokan 45 KK.

‎ Abrar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan meluapnya Sungai Rokan, terlebih curah hujan masih tinggi akhir-akhir ini. Masyarakat diminta menyimpan barang berharganya di tempat tinggi dan aman.

‎ ‎ "Jaga anak-anak, jauhkan mereka dari sungai dan jangan sampai orang tua lalai karena curah hujan masih tinggi," imbau Camat Rokan IV Koto, M. Abrar.***(zal)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang