Kamis, 11 Oktober 2018 13:41

Kasus Dugaan Korupsi BPR Dana Amanah Pelalawan Dinyatakan P21

Polres Pelalawan melimpahkan kasus dugaan tipikor PD BPR Dana Amanah ke pihak Kejari. Dalam kasus ini, teller BPR sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Polres Pelalawan melimpahkan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Perusahaan Daerah (PD) BPR Dana Amanah Pelalawan yang dilakukan tellernya, ke Kejari, Kamis (11/10/18).

Penyerahan dilakukan langsung oleh tim penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pelalawan dengan membawa tersangka bernama Nadya Ayu Puspita ke kantor kejaksaan. Selain tersangka, polisi juga menyerahkan sejumlah barang bukti berupa dokumen dan berkas-berkas pendukung.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Teddy Ardian, SH, S.Ik mengatakan pelimpahan atau tahap 2 tersebut dilakukan setelah seluruh berkas penyidikan yang dilakukan selama ini dinyatakan lengkap (P21). "Jadi kegiatan kami yaitu menindaklanjuti status P21 itu yakni melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus BPR Dana Amanah," kata Teddy Ardian. Dari hasil penyidikan yang dilakukan kepolisian, tersangka Nadya Puspita diduga melakukan tindak pidana korupsi tahun anggaran 2014 sampai dengan 2016. "Aksi yang dilakukan tersangka adalah dengan membobol duit nasabah. Selama kurun dua tahun ia berhasil mengorup uang senilai Rp 444 juta," tandas Teddy.***(feb)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang