Rabu, 10 Oktober 2018 14:18

Di Riau, Rumah Tak Layak Huni Banyak Terdapat di Daerah Pesisir

Pemprov Riau memprioritaskan pembangunan rumah layak huni di daerah pesisir karena kenyataannya rumah-rumah tak layak huni itu banyak terdapat di sana. Khususnya di Rohil, Inhil dan Kepulauan Meranti.

Riauterkini - PEKANBARU - Daerah pesisir masih banyak terdapat rumah belum layak. Terutama di Rokan Hilir, Indragiri Hilir termasuk di Kepulauan Meranti. Ketiga daerah ini pun jadi sasaran utama program rumah layak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Riau Muhammad Amin saat membuka acara Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) IV, di Hotel Pangeran, Rabu (10/10/18).

"Sekarang lagi pelaksanaan tersebar di seluruh Riau. Sasaran rumah tangga miskin dan rumah tidak kayak huni. Ini kebanyakan di daerah pesisir, Meranti Rohil dan Inhil masih banyak rumah tak layak huni," kata Amin.

Berdasarkan data kebutuhan rumah layak huni di Riau, menurut Amin, kebutuhan di Riau sebanyak 218 ribu unit. Sedangkan untuk nasional, berjumlah 11,37 juta unit.

Pemprov Riau sendiri berupaya memenuhi kebutuhan perumahan yang layak, dengan bersinergi dengan para pengembang, termasuk Apersi Riau. Dengan sinergitas tersebut diharapkan mampu meminimalisir kebutuhan perumahan layak melalui program pemerintah pusat, satu juta rumah.

Dimana pada 2017 Pemprov membangun sebanyak 1.969 unit. Kemudian pada tahun ini dibangun sebanyak 2.069 ribu unit. Sementara pada 2019 nanti, Pemprov juga akan kembali menganggarkan pembangunan rumah layak huni sebanyak 2 ribu unit lagi.

"Pemprov Riau punya program rumah layak. Kita sudah menganggarkan pembangunannya pada 2017, 2018 termasuk tahun mendatang. Dengan bersinergi dengan pengembang, minimal kita dapat memperkecil kebutuhan rumah layak tersebut," papar Amin.*(mok)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang