Rabu, 10 Oktober 2018 13:15

Dugaan Tipikor Drainase Jalan Soekarno-Hatta,
Kejari Pekanbaru Tetapkan Lima Tersangka

Lima tersangka telah ditetapkan Tim Pidsus Kejari Pekanbaru dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan drainase di Jalan Soekarno-Hatta. Kerugian negara dalam kasus ini diduga mencapai Rp2 miliar lebih.

Riauterkini-PEKANBARU-Dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan drainase paket A di Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, tim pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, menetapkan lima orang tersangka.

Penetapan tersangka pada Selasa kemarin itu berinisial, SJ selaku Direktur Utama PT Sabar Jaya Karyatama, ICS, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), IS, konsultan Pengawas CV Siak Pratama Enginering Consultan, WS, ketua Pokja, dan RAP, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Kepala Kejari Pekanbaru, Suripto Irianto SH, didampingi Kasi Pidsus Sri Odit Megonondo, SH kepada riauterkini.com Rabu (10/10/18) pagi mengatakan, perbuatan kelima tersangka telah menyebabkan terjadinya kerugian negara sebesar Rp2.523.979.195.

Dimana, proyek pembangunan Drainase Paket A dari simpang Jalan Riau - Simpang SKA Pekanbaru. Dianggarkan dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2016 pada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Riau.

Proyek dengan nilai pagu anggaran paket sebesar Rp14.314.000.000 itu, dikerjakan oleh PT Sabarjaya Karyatama, selaku pelaksana pekerjaan.

Dalam pelaksanaannya, terjadi penyimpangan pada pembangunan drainase tersebut.

" Ditemukan beberapa pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak, padahal dana sudah dicairkan 100 persen. Dan berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau ditemukan kerugian negara sebesar Rp2.523.979.195," terang Odit.

Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang (UU) Tahun 1999 Psebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," pungkas Odit.***(har)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang